Tinggal di Gubuk Kumuh dan Reyot, Kaki Penuh Koreng Endang Sering Digigit Tikus

"Bagaimana ini masu sembuh juga, sering tiap malam digigit tikus lukanya. Sudah infeksi karena kotor ini ditambah digigit tikus," kata Endang.

Tinggal di Gubuk Kumuh dan Reyot, Kaki Penuh Koreng Endang Sering Digigit Tikus
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Endang (51) yang menderita sakit koreng disekujur kakinya dan tinggal di gubuk kumuh di kawasan Pondok Jagung, Tangerang Selatan, Minggu (16/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Tinggal di gubuk kumuh membuat Endang terpaksa hidup dekat dengan hewan pengerat, tikus.

Keterbatasan ekonomi dan kondisi luka koreng di kedua kakinya, membuat Endang cuma bisa tertidur sepanjang hari.

Kalau malam datang, dirinya mengaku lukanya sering digigit tikus.

Endang mengidap penyakit koreng yang datang secara misterius di kedua kakinya sejak tahun 2016.

Pantauan wartawan TribunJakarta.com, gubuk yang berukuran sekitar 2X3 meter tersebut beralaskan tanah dan tidak mempunyai pintu.

Atapnya pun terbuat dari kayu seadanya.

Dirinya khawatir akan infeksi yang dibawa tikus saat mengigit kakinya.

"Bagaimana ini masu sembuh juga, sering tiap malam digigit tikus lukanya. Sudah infeksi karena kotor ini ditambah digigit tikus," kata Endang saat ditemui TribunJakarta.com di Tangerang Selatan, Minggu (16/9/2018).

Karena keterbatasan ekonomi, tujuh saudaranya pun tidak dapat membawa dirinya ke dokter mau pun klinik terdekat.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help