Polres Metro Jakarta Utara Kawal Pemilu 2019 Selama 397 Hari

Polres Metro Jakarta Utara akan mengerahkan sekitar 2.500 personel kepolisian untuk mengamankan rangkaian Pemilu di wilayah Jakarta Utara

Polres Metro Jakarta Utara Kawal Pemilu 2019 Selama 397 Hari
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Polres Metro Jakarta Utara menggelar apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2018, Rabu (19/9/2018) pagi di Mapolres Metro Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Polres Metro Jakarta Utara menggelar apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2018, Rabu (19/9/2018) pagi di Mapolres Metro Jakarta Utara.

Apel Mantap Brata 2018 ini digelar untuk mengecek kesiapan personel kepolisian dalam mengantisipasi pengamanan rangkaian pemilihan umum (Pemilu) 2019.

Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Polisi (Kombes) Reza Arief Dewanto mengatakan, pengerahan personel akan dimulai sejak penetapan hingga pelantikan capres dan cawapres.

"Operasi mantap brata 2018 ini digelar dalam rangka untuk melihat kesiapan pengamanan Pemilu yang akan datang. Dalam pemilu ini Polri akan menggelar operasi selama 397 terhitung mulai 20 September 2018 dan berakhir pada 21 Oktober 2019," kata Reza seusai apel.

Reza menjelaskan, Polres Metro Jakarta Utara akan mengerahkan sekitar 2.500 personel kepolisian untuk mengamankan rangkaian Pemilu di wilayah Jakarta Utara.

Menurut Reza, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan unsur terkait lainnya seperti TNI dan Pemerintah Kota Jakarta Utara dalam pengamanan dan pengawasan Pemilu 2019.

Fakta Konser Jambul Khatulistiwa Syahrini: Ditonton 2 Diva, Dress Code Hingga Sumbangan untuk Lombok

Peringati Hari Rapat Raksasa Ikada, Anies Baswedan Tanam Pohon Khas Jakarta di Monas

5 dari 6 Wakil Indonesia di Hari Pertama China Open 2018 Lolos ke Tahap Selanjutnya

Tujuannya, agar rangkaian Pemilu 2019 di wilayah Jakarta Utara berlangsung lancar, aman, dan damai.

"Personel yang dikerahkan akan melibatkan pengamanan setiap tahapan. Kampanye dan sampai akhir pelantikan. Yang paling banyak adalah saat pencoblosan. Soalnya ada 4.342 TPS di Jakarta Utara. Kita terus berkonsolidasi dengan TNI, Pemda, Bawaslu dan komponen masyarakat. Serta seluruh ketua partai di DPC Jakut," kata Reza.

"Target operasinya pelaksanaan Pemilu agar berjalan lancar aman dan damai," pungkasnya.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved