Es Podeng Varia Pasar Lama, Favorit Warga Tangerang yang Cocok Temani Terik Panas Matahari

Pelanggan akan disuguhi es podeng dengan cawan kecil berwarna putih sedangkan, bilang ingin dibawa pulang, pelanggan akan diberi gelas plastik.

Es Podeng Varia Pasar Lama, Favorit Warga Tangerang yang Cocok Temani Terik Panas Matahari
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Es podeng Varia di Pasar Lama Tangerang seharga Rp 10 ribu, Senin (24/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Siang hari yang sangat panas, warga Kota Tangerang berburu minuman dan makanan yang dapat melegakan dahaga.

Rupanya, es podeng Varia yang berada di Kawasan Pasar Lama Tangerang menjadi primadona masyarakat Tangerang bila matahari menyengat.

Es podeng Varia berlokasi tidak jaduh jadi gerbang masuk pasar lama Tangerang sekira 200 meter dan berada di sebelah kanan.

Lokasinya berdekatan dengan pintu masuk Kelenteng Boen Tek Bio yang merupakan bangunan berserajarah sejak abad ke-16.

Es podeng dengan campuran serutan es dan jelly, potongan roti tawar, alpukat, dan baluran susu kental cokelat itu selalu ramai dikunjungi pelanggannya.

Yang membedakan es podeng Varia dengan es podeng pada umumnya yakni terdapat kacang hijau di dalamnya.

"Langganan kalau habis ibadah mampir dulu kesini. Dari dulu rasanya sama aja enak-enak saja. Selalu ramai disini," ujar Echa saat berbincang di gerobak es podeng Varia, Senin (24/9/2018).

Pelanggan akan disuguhi es podeng dengan cawan kecil berwarna putih sedangkan, bilang ingin dibawa pulang, pelanggan akan diberi gelas plastik.

"Anak saya hampir tiap hari minta oleh-oleh es podeng," ujar Yansen seorang pelanggan es podeng Varia.

Untuk satu porsinya, es podeng Varia diberi harga Rp 10 ribu dan dapat menerima pesanan dalam jumlah besar.

"Kita buka dari pukul 10.00 WIB sampai 17.00 WIB atau sehabisnya saja," ujar Asep penjual es podeng itu.

Gerobak sederhana itu pun tidak berhenti dipenuhi pelanggan yang tiada henti mengantre dan memesan es podeng Varia.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help