Polisi Periksa Ibu Korban Hingga Petugas Keamanan Terkait Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Bekasi

Polres Metro Bekasi Kota telah memeriksa enam orang saksi kasus dugaan penganiayaan anak berinisial M, di Pondok Gede, Kota Bekasi.

Polisi Periksa Ibu Korban Hingga Petugas Keamanan Terkait Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Bekasi
Kompas.com/ Shutterstock
Ilustrasi kekerasan pada anak 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Polres Metro Bekasi Kota telah memeriksa enam orang saksi kasus dugaan penganiyaan anak berinisial M, di Pondok Gede, Kota Bekasi.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan polisi sudah memeriksa empat orang terlebih dahulu, baru kemudian hingga kini dua orang saksi lainnya menyusul.

"Ada tambah saksi, teman ibu korban jadi total enam orang saksi," kata Erna, Rabu (26/9/2018).

Keenam saksi kata Erna ialah, A Ibu kandung korban, tiga orang teman ibu kandung korban, satu orang petugas keamanan komplek kediaman korban yang sekaligus tempat kejadian perkara dugaan penganiayaan, lalu terakhir asisten rumah tangga.

Sejauh ini, kata dia, proses penyelidikan masih berlanjut.

Polres Metro Bekasi belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut perihal kejadian tersebut.

"Yang diduga pelaku masih kita kejar yah, proses masih berlanjut," jelas dia

Sebelumnya, seorang bocah asal Jatibening Baru, Pondok Gede, Kota Bekasi berinisial M, ditemukan terluka dengan luka pada bagian wajah dan kepala di rumahnya. Peristiwa terjadi pada, Sabtu, 22 September 2018.

Wakil Ketua Komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi, Rury Arief Rianto mengatakan sejuah ini pihaknya telah bertemu dengan orang tua korban.

Dari pengakuan Ibu kandungnya berinisal A, saat itu korban tengah bersama asiten rumah tangga dan kakak kandungnya yang berusia tujuh tahun.

Pada malam hari sebelum kejadian, A mengaku pergi bersama empat orang teman lelakinya ke Jakarta. Sebelum pergi, keempat temannya menitip motor di kediamannya.

Pengamat: Golkar Harus Waspadai Provokasi Eksternal dan Manuver Internal Partai

Banyak Konflik dan Sengketa, Alasan Presiden Jokowi Percepat Pemberian Sertifikat Tanah

Rasakan Duka Mendalam, Coach Teco Harap Kejadian Haringga Sirila Tak Terulang Kembali

"Kita mendalami dulu apa yang terjadi sebenarnya, karena berdasarkan informasi awal dilakukan oleh orang terdekat," kata Rury.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved