Polisi Identifikasi Terduga Pelaku Vandalisme MRT Jakarta Sosok Populer Dikalangan Pembuat Graffiti

Manajemen Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta telah mendapatkan informasi dari kepolisian mengenai pelaku vandalisme kereta yang terjadi pada Jumat lalu

Polisi Identifikasi Terduga Pelaku Vandalisme MRT Jakarta Sosok Populer Dikalangan Pembuat Graffiti
Istimewa
MRT Jakarta Kena Aksi Vandalisme 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Manajemen Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta telah mendapatkan informasi dari pihak kepolisian mengenai pelaku vandalisme kereta yang terjadi pada Jumat (21/9/2018) lalu.

"Dengan saksi dan alat bukti yang ada, polisi masih terus mencari informasi keberadaan pelaku dan polisi telah mengidentifikasi satu terduga pelaku vandalisme," ujar Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Tubagus Hikmatullah, pada Senin (1/10/2018).

Diketahui, pada Senin (24/9/2018), Polsek Metro Cilandak telah mengeluarkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan.

Berdasarkan informasi yang didapatkan dari pihak kepolisian, Hikmat mengatakan terduga pelaku diidentifikasi oleh Polisi lantaran sempat membagikan stiker di lokasi.

"Selain membagikan stiker, terduga pelaku juga diketahui sempat berinteraksi dengan orang-orang yang ada di sekitar Depo MRT Lebak Bulus," kata Hikmat.

"Ada kemungkinan terduga pelaku sosok yang populer di kalangan 'bomber' atau pembuat graffiti jalanan," lanjutnya.

Hingga saat ini, pelaku vandalisme kereta MRT Jakarta masih belum tertangkap.

Oleh karena itu, pihaknya mendukung proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh Polisi terkait vandalisme.

"Kami berharap Polisi dapat segera mengungkap kasus ini serta menangkap Pelaku," katanya.

TPU Pondok Ranggon Diprioritaskan untuk Warga DKI, Pemkot Bekasi Perluas TPU Jatisari

8 WNA Belum Diketahui Keberadaannya Pascagempa Palu dan Donggala

Tercatat 114 WNA Terdampak Bencana Gempa di Palu dan Sekitarnya

Untuk mencegah peristiwa tersebut terulang kembali, peningkatan keamanan telah dan terus dilakukan oleh Kontraktor dari MRT Jakarta di Depo Lebak Bulus dan seluruh fasilitas MRT Jakarta.

Dalam hal ini, PT MRT Jakarta meminta kontraktor untuk terus berkoordinasi dengan Kepolisian untuk menindaklanjuti pengembangan hasil penyelidikan.

Penulis: Suci Febriastuti
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help