Sambut Hari Batik Nasional, Galeri Indonesia Kaya Putar Film Pendek 'Sekar' 

Titimangsa Foundation bekerjasama dengan Fourcolours Films, didukung Bakti Budaya Djarum Foundation mempersembahkan film pendek berjudul Sekar.

Sambut Hari Batik Nasional, Galeri Indonesia Kaya Putar Film Pendek 'Sekar' 
TRIBUNJAKARTA.COM/ANISA KURNIASIH
Sambutan para pemain dan tim produksi film pendek Sekar sebelum pemutaran perdana di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Titimangsa Foundation bekerjasama dengan Fourcolours Films, didukung Bakti Budaya Djarum Foundation mempersembahkan film pendek berjudul Sekar.

Film dengan pemeran utama Christine Hakim dan Sekar Sari tersebut diputar secara perdana di Galeri Indonesia Kaya, Lantai 8 West Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018).

Pemutaran film pendek berdurasi 30 menit itu akan disaksikan langsung para pemain dan tim produksi termasuk Happy Salma selaku eksekutif produser dan produser pendamping serta sang sutradara Kamila Andini.

Rencananya, film Sekar akan diunggah di akun Youtube resmi Indonesia Kaya pada Selasa (2/10/2018) esok dengan durasi delapan menit.

Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, mengungkapkan selama beberapa tahun terakhir pihaknya telah mengkampanyekan Hari Batik Nasional melalui media digital dengan kemasan yang kekinian.

"Tahun ini kami mendukung film Sekar yang dibuat dengan versi film pendek, melalui hubungan ibu dan sekar yang ditampilkan. Semoga bisa membawa kita untuk terus berupaya menjaga batik sebagai identitas bangsa Indonesia," ujar Renitasari di Galeri Indonesia Kaya, Senin (1/10/2018).

Film Sekar mengangkat kisah perempuan buta bernama Sekar yang menjadkan batik buatan ibunya sebagai dunianya.

Tokoh Sekar diperankan oleh Sekar Sari, mantan Putri Batik 2011 asal Yogyakarta. Di film tersebut ia digambarkan mencintai seluruh bagian dari batik tanpa ia pernah melihatnya.

Setiap kali ibunya membuat batik dengan canting dan lilin, ia selalu ada di samping untuk menciumnya bau. Ia merasakan bagaimana suara kibaran kain dan nyala api kompor dan cap.

Pemutaran perdana film Sekar turut dihadiri komunitas tunanetra bioskop bisik dan juga beberapa perwakilan dari putra putri batik Nusantara.

Penulis: Anisa Kurniasih
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved