Anies Baswedan Gandeng Ibu PKK Bereskan Masalah Kesejahteraan di Level Akar Rumput

Anies menilai hadirnya ibu-ibu PKK dalam kondisi ini sangat diperlukan. Sebab, semua permasalahan tersebut tentu berdasar pada lingkungan keluarga

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Taman Menteng Jakarta Pusat, Minggu (7/10/2018). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menggandeng ibu-ibu PKK untuk membereskan masalah kesejahteraan masyarakat di level paling bawah.

Salah satunya terkait permasalahan gizi di lingkungan masyarakat. Menurut Anies, seorang ibu merupakan sosok yang paling cepat tanggap. Bahkan ketika berada di lingkungannya, seorang ibu dapat lebih peka ketika menghadapi permasalahan kelaparan.

"Yang paling tajam penciumannya adalah ibu. Kalau bapak melihat, tidak sadar. Kalau ibu, cepat sekali. Ini ada masalah atau tidak. Dan dalam sebuah lingkungan masyarakat, yang paling cepat menangkap adalah ibu. Karena itu kita ke depan, Pemprov DKI akan menggunakan channel ini untuk membereskan masalah kesejahteraan di level grassroots (akar rumput)," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Minggu (7/10/2018).

Menurut Anies, setidaknya ada dua tantangan besar terkait permasalahan gizi di wilayah DKI Jakarta, yaitu memastikan bahwa seluruh anak di Jakarta tak lagi ada yang kelaparan, namun juga tetap dengan pola hidup yang sehat.

Anies mencontohkan, dalam satu sisi dirinya melihat sebagian masyarakat sedang menghadapi masalah kelaparan, namun pada sisi lainnya, masyarakat justru kelebihan berat badan.

"Ini sebuah kondisi kontradiktif yang ada di Ibukota ini. Kelebihan berat badan dan kekurangan makan," tutur Anies.

Karena itu, Anies menilai hadirnya ibu-ibu PKK dalam kondisi ini sangat diperlukan. Sebab, semua permasalahan tersebut tentu berdasar pada lingkungan keluarga.

Puji Atlet Asian Para Games 2018, Alissa Wahid Samakan dengan Kehebatan Sinta Nuriyah dan Gus Dur

Dimana membutuhkan peranan besar dari sosok seorang ibu. Anies mengatakan, bahwa Pemprov DKI sejauh ini telah memiliki banyak program yang terkait dengan urusan kekeluargaan.

Namun, urusan tersebut hingga kini masih berjalan sesuai dengan konpartemennya saja.

Karena itu, Anies mengaku akan semakin mengedepankan Ibu-Ibu PKK di tahun 2019 mendatang.

"Tidak ada yang lebih powerfull dibanding Ibu yang bisa masuk ke jaringan keluarga. Itu yang kita ingin tumbuhkan ke depan. Jadi kita tidak ingin hanya membicarakan statistik secara kota, secara provinsi. Tapi yang justru lebih penting program ke bawah," kata Anies.

"Mulai tahun 2019, semuanya akan disiapkan dalam satu pintu. Pintunya adalah PKK. Mereka yang langsung berada di depan. Supporternya dari sana sini. Dan harapannya para kader PKK yang kemudian nanti memastikan bahwa setiap program yang berkaitan dengan kesehatan keluarga, kesejahteraan keluarga, benar-benar akan bisa jalan," tambahnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved