Gempa di Donggala

Trauma dan Stres Akibat Gempa, BNPB Catat 8.110 Warga Tinggalkan Kota Palu

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 8.110 warga memilih keluar dari Kota Palu.

Trauma dan Stres Akibat Gempa, BNPB Catat 8.110 Warga Tinggalkan Kota Palu
TRIBUNJAKARTA.COM/NAWIR ARSYAD AKBAR
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho terkait pembaruan informasi gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (6/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 8.110 warga memilih keluar dari Kota Palu.

Eksodus besar-besaran ini dilakukan lantaran ribuan warga tersebut masih trauma akibat bencana gempa dan tsunami yang menimpa Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9/2018) petang.

"Mereka yang keluar sementara dari Kota Palu memilih menumpang di sanak kerabat mereka di kota lain karena trauma dan stres akibat bencana," ucap Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (7/10/2018).

Dari 8.110 orang tersebut, sebanyak 6.157 orang meninggalkan Kota Palu menggunakan transportasi udara dan 1.913 lainnya memanfaatkan jalur laut.

"Total ada 6.157 orang meninggalkan Kota Palu menggunakan pesawat udara, terutama Hercules," ujarnya di Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur.

Gempa Palu, BNPB Perkirakan 5.000 Orang Hilang Tertimbun Tanah di Balaroa dan Petobo

UPDATE Korban Gempa-Tsunami Palu dan Donggala: 1.763 Tewas dan 2.632 Luka Berat

"Sebanyak 4.631 orang menuju Makassar, 1.173 menuju Balikpapan, 182 menuju Jakarta, dan 171 lainnya menuju Manado," tambahnya.

Sementara itu, dari 1.913 orang yang meninggalkan Palu menggunakan jalur laut, sebanyak 1.858 orang menuju Makassar dan 55 orang lainnya menuju Balikpapan.

Dikatakan Sutopo, beberapa warga juga memilih meninggalkan Kota Palu menuju daerah lain yang dianggap lebih aman menggunakan jalur darat.

1.500 Paket Sembako Didistribusikan Tim Tanggap Bencana DKI Jakarta untuk Korban Gempa di Palu

TMII Lelang Laba-Laba Asal Brasil Mulai Rp 1,5 Juta Untuk Bantu Korban Gempa dan Tsunami Palu

"Sulit untuk mendapat data eksodus warga yang memggunakan jalur darat," kata Sutopo.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan 7,4 skala richter mengguncang sejumlah Kota dan Kabupaten di wilayah Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9/2018) petang.

Selain gempa, tsunami setinggi 3,6 meter juga menghantam bagian pesisir Kota Palu.

Akibatnya, BNPB mencatat, hingga siang ini pukul 13.00 WIB, sebanyak 1.763 jadi korban tewas dan 2.632 orang mengalami luka berat.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved