Info Kesehatan

Hasil Medis: Perempuan dengan Payudara Padat Berisiko Tinggi Alami Kanker Payudara

Pasalnya payudara fibrokistik dengan kanker payudara akibat terlalu banyak jaringan suportif di payudara itu berbeda.

Hasil Medis: Perempuan dengan Payudara Padat Berisiko Tinggi Alami Kanker Payudara
Google
Ilustrasi pijat payudara 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pada umumnya perempuan ingin memiliki payudara yang padat/kencang dan tidak kendur, karena dianggap lebih sehat dan indah dipandang.

Padahal menurut penjelasan dokter, perempuan yang memiliki payudara padat berisiko tinggi mengalami kanker payudara.

Hal itu karena mereka memiliki jaringan payudara yang padat yang dideteksi melalui mammogram.

Mammogram adalah alat khusus yang menggunakan energi radiasi atau sinar X yang untuk memantau perkembangan dalam jaringan di payudara.

Melalui pendeteksian menggunakan mammogram, perempuan yang memiliki payudara padat akan menunjukan jaringan suportif lebih banyak dibandingkan dengan jaringan lemak.

Yang mana dalam payudara terdiri dari saluran susu, kelenjar susu, jaringan suportif/jaringan payudara padat, dan jaringan lemak.

Ketika perempuan memiliki jaringan payudara suportif, pasti akan timbul benjolan yang berpotensi menandakan kanker, atau bisa juga mengalami perubahan lain di payudara yang sulit diidentifikasi.

Namun, penting untuk diketahui jika tak semua benjolan kanker payudara itu sama dan juga tidak akan mengalami gejala yang sama.

Selain itu, kamu juga harus bisa membedakan dengan payudara fibrokistik yang merupakan tumor jinak yang muncul pada kelenjar susu.

Pasalnya payudara fibrokistik dengan kanker payudara akibat terlalu banyak jaringan suportif di payudara itu berbeda.

Halaman
12
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help