Waspada! Kondisi Kulit Wajah Ini Memiliki Risiko Besar Terserang Alzheimer

Namun penelitian terbaru menyebutkan bahwa risiko Alzheimer juga bisa terlihat dari jenis kulit wajah seseorang.

Waspada! Kondisi Kulit Wajah Ini Memiliki Risiko Besar Terserang Alzheimer
Google
Ilustrasi kulit kering 

TRIBUNJAKARTA.COM - Penyakit Alzheimer adalah bentuk demensia atau kepikunan yang menghilangkan kemampuan seseorang untuk berpikir jernih, melakukan tugas sehari-hari dan akhirnya tidak mengingat siapa dirinya sebenarnya.

Penyakit ini menyebabkan hilangnya keterampilan intelektual dan sosial akibat sel-sel otak yang berdegenerasi dan mati.

Para ilmuwan percaya bahwa penyakit Alzheimer disebabkan oleh kombinasi faktor genetik, gaya hidup dan lingkungan yang mempengaruhi otak dari waktu ke waktu.

Namun penelitian terbaru menyebutkan bahwa risiko Alzheimer juga bisa terlihat dari jenis kulit wajah seseorang.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Annals of Neurology tahun 2016 menyebutkan bahwa kondisi kulit wajah kemerahan atau rosacea memiliki hubungan dengan penyakit Alzheimer.

Untuk mendapatkan hasil penelitian ini, penulis utama Dr Alexander Egeberg dan timnya memeriksa data dari sistem registrasi kesehatan nasional Denmark untuk tahun 1997 hingga 2012.

Dari seluruh populasi bangsa sekitar 5,6 juta pria dan wanita sekitar 82.000 yang dilibatkan dalam penelitian ini, sekitar 82.000 memiliki rosacea.

Kulit Jari Tangan Kamu Belang? Yuk Cerahkan dengan 5 Bahan Alami Ini

Kulit Kamu Kering? Berikut Rekomendasi 5 Skincare Drugstore yang Cocok Dipakai!

Data terakhir menunjukkan bahwa orang dengan rosacea 7% lebih mungkin untuk mengembangkan segala bentuk demensia dan 25% lebih mungkin mengembangkan penyakit Alzheimer dibandingkan orang tanpa rosacea.

Wanita dengan rosacea memiliki risiko 28% lebih besar untuk Alzheimer sedangkan pria memiliki risiko 16%.

Terlebih lagi, risiko Alzheimer untuk pasien rosacea meningkat sebesar 20% di antara mereka yang berusia 60 tahun atau lebih tua ketika mereka pertama kali terdaftar dalam penelitian.

Halaman
12
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help