Menpora Minta Federasi Judo Internasional Bisa Buat Aturan Baru Mengenai Hijab

Menpora pun mengaku akan meminta kepada federasi judo internasional untuk bisa membuat aturan yang melonggarkan judoka muslimah agar bisa bertanding

Menpora Minta Federasi Judo Internasional Bisa Buat Aturan Baru Mengenai Hijab
Instagram/@nahrawi_imam
Imam Nahrawi - Miftahul Jannah 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi turut berkomentar mengenai permasalahan didiskualifiaksinya Judoka penyandang disabilitas Indonesia, Miftahul Jannah karena mengenakan hijab ketika ingin bertanding.

Atas kasus tersebut, Menpora pun mengaku akan meminta kepada federasi judo internasional untuk bisa membuat aturan yang melonggarkan judoka muslimah agar bisa bertanding.

“Kedepan kita minta federasi judo internasioan agar lebih lentur. Bagaimana jilbab yang memungkinkan agar tidak menimbulkan bahaya  dan cedera didesain ulang, karena cabor lain sudah ada seperti renang, taekwondo, wushu dana karate. Judo harus membuat trobosan. Undang  desainer terbaik sehingga momen ini tidak terulang dikemudian hari,” kata Menpora.

“Kami ingin judo internasional mengubah poin atau pasal empat dimana harus ada kelonggaran bagi atlet muslimah untuk memakai kerudung yang tidak membuat cedera atau bahaya,” sambungnya.

Ketua Tim Pencari Fakta PSSI Kagum dengan Sikap Dewasa The Jakmania

The Jakmania Tagih Janji Pemprov DKI Soal Pembangunan Stadion, Begini Kondisi Terkini Eks Taman BMW

Menpora juga mengatakan bahwa persitiwa mifatahul Janah ini adalah peristiwa dimana satu sisi kita harus betul-betul mengagumi, menghargai sekaligus mengapresiasi mengenai prinspinya yang tetap mempertahankan mengenakan hijab meskipun tahu regulasinya tidak membolehkan menggunakan penutup kepala, karena agar tidak terjadi sesuatu yang membahayakan kepada atletnya.

Di sisi lain regulasi federasi judo internasional harus menerapkan regulasi tersebut. Ini lah sebuah pertandingan dimana soal prinsip dan regulasi harus sama-sama jalan.

Karenanya pemerintah sangat menghargai sekali keputusan Miftahul Jannah, tentu ini juga jadi masukan bagi federasi judo agar kedepannya ada hijab yang bisa dipakai para judoka khususnya judoka muslimah.

“Ya saya sudah mendengar NPC meminta maaf kepada masyarkaat, dan sudah berkomunikasi kepada saya. Dan ini jadi evaluasi agar kedepan bisa detail dulu, apa kesepakatan di technical meeting atau regulasi yang ada sehingga tidak mengecewakan atlet dan para pihak yang ingin melihat perjuangan mereka,” pinta Menpora.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved