Wali Kota Jakarta Timur Minta Masyarakat Jaga Kerukunan Antarumat Beragama

Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar meminta masyarakat selalu menjaga kerukunan antarsuku, budaya, maupun umat beragama.

Wali Kota Jakarta Timur Minta Masyarakat Jaga Kerukunan Antarumat Beragama
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Halaman Gereja Katedral Jakarta Jumat (15/6/2018) pagi ini dijadikan lahan parkir bagi para masyarakat yang menunaikan Salat Idul Fitri 1439 H di Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar meminta masyarakat selalu menjaga kerukunan antarsuku, budaya, maupun umat beragama.

Hal itu ia sampaikan saat membuka sosialisasi Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri nomor 9 dan 8 Tahun 2006.

“Peraturan Bersama Menteri Agama Dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Dan 8 Tahun 2006, bertujuan untuk memelihara dan mengembangkan kerukunan umat beragama, untuk itu kita harus saling menghormati antar pemeluk agama,” ujar Anwar di kantor Wali Kota Jakarta Timur, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (10/10/2018).

Menurut Anwar, peraturan tersebut mempunyai makna penting dalam menumbuhkan, menjaga, dan meningkatkan kerukunan antarumat beragama khususnya di wilayah Jakarta Timur.

Dalam Peraturan Bersama Menteri Agama Dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Dan 8 Tahun 2006 berisi pedoman pelaksanaan tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan kerukunan umat beragama, dan oendirian rumah ibadah.

Ia berpesan kepada masyarakat jelang menyambut Pemilu dan Pilpres 2019, agar tetap mempertahankan kerukunan umat beragama, meski berbeda-beda pilihan.

"Saya berharap masyarakat Jakarta Timur mampu melewati moment-moment bersejarah ini dengan aman, tertib dan lancar sama seperti pada pemilu 2014 dan pilkada 2017 yang lalu," Anwar menambahkan.

Ia menghimbau masyarakat, khususnya masyarakat Jakarta Timur untuk tidak mudah terpancing isu negatif atau hoax, yang dibuat untuk memecah-belah warga.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved