Anggota DPR: Akses Keuangan Perbankan BUMN Harus Konsisten Berpihak ke Masyarakat

Adisatrya mengatakan, banyak bentuk kerja perbankan BUMN dapat disebutkan guna memudahkan keperluan kepada masyarakat Indonesia berpenghasilan rendah

Anggota DPR: Akses Keuangan Perbankan BUMN Harus Konsisten Berpihak ke Masyarakat
Tribunnews.com/Wahyu Aji
Ilustrasi Gedung DPR 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Perbankan nasional yang berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi faktor yang amat sebagai penggerak ekonomi nasional.

Tampak pada keterlibatannya dalam proyek infrastruktur nasional maupun kemudahan akses keuangan untuk masyarakat Indonesia berpenghasilan rendah.

Demikian dikatakan anggota Komisi VI DPR Adisatrya Suryo Sulistio, Rabu (10/10/2018). Menurut Adisatrya, dengan peranan perbankan BUMN bukan hanya mendukung geliat ekonomi perkotaan, tapi sampai juga ke daerah di Tanah Air.

Adisatrya mengatakan, banyak bentuk kerja perbankan BUMN dapat disebutkan guna memudahkan keperluan kepada masyarakat Indonesia berpenghasilan rendah. Misalnya saja, ucap Adisatrya, seperti program satu juta rumah dari BNI serta BTN.

"Menurut saya itu bagus. Sebab memang kita lihat masih banyak masyarakat Indonesia berpenghasilan rendah yang belum memiliki rumah," ujar Adisatrya.

Dengan program seperti itu, ucap Adisatrya, perbankan BUMN BNI dan BTN memberikan kesempatan dan kemudahan akses keuangan kepada siapapun, termasuk masyarakat berpenghasilan rendah, agar dapat mempunyai tempat tinggal.

Harga Premium Batal Naik: Alasan Kementerian ESDM, Blunder Pemerintah Hingga Respons Gerindra

Fakta kinerja keberpihakan perbankan BUMN terhadap kelompok masyarakat Indonesia juga misalnya untuk UMKM di daerah.

Sehingga bukan sekadar koorporasi skala besar saja yang bisa merasakan kemudahan akses keuangan dari perbankan BUMN.

"Penyaluran dari keempat bank BUMN saja, BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN, ini sudah menjangkau ke mana saja. Bukan hanya perusahaan tapi juga UKM dan IKM," kata Adisatrya.

Adisatrya berharap, dengan keberpihakan perbankan BUMN kepada masyarakat golongan ekonomi rendah dapat terus konsisten, seperti untuk pinjaman dana modal usaha ke pengusaha nasional yang berada di daerah.

"Karena kan ekonomi kita juga harus dikembangkan dari daerah, bukan hanya tersentralisasi di perkotaan saja," ujar Adisatrya.

Adisatrya menilai, perbankan BUMN saat ini telah serius dan komitmen guna membantu dan memudahkan akses keuangan kepada masyarakat. Tinggal terus semakin meningkatkan pola pembinaan dan sosialisasinya kepada kelompok UMKM maupun masyarakat berpenghasilan rendah.

Adisatrya juga menganggap, perbankan BUMN mampu bersaing dengan bank asing. Posisi perbankan BUMN amat kuat sebab memiliki jaringan sampai ke lapisan bawah yang tak dimiliki bank asing.

"BRI punya satelit sendiri sekarang. Itu amat membantu, kalau bicara jaringan sekarang semua kan didukung oleh IT yang siap dan kekuatan sistem," ucap Adisatrya.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help