Belasan Lapak PKL dan Pak Ogah Terjaring Razia oleh Satpol PP Kramat Jati

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Kramat Jati melaksanakan operasi tertib trotoar dan razia 'pak ogah' di wilayahnya.

Belasan Lapak PKL dan Pak Ogah Terjaring Razia oleh Satpol PP Kramat Jati
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Sebuah gerobak milik pedagang diamankan petugas Satpol PP, Kamis (11/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Kramat Jati melaksanakan operasi tertib trotoar dan razia 'pak ogah' di wilayahnya.

Menurut Kasatpol PP Kramat Jati Fitrano Jaya Putra, operasi ini digelar untuk menegakkan Perda No 8 tahun 2007 tentang ketertiban umum.

"Hari ini kami melakukan razia demi menegakkan Perda No 8 tahun 2007 tentang ketertiban umum di Jalan Raya Pondok Gede, Jalan Raya Bogor dan Jalan Dewi Sartika," ucapnya, Kamis (11/10/2018).

Total sebanyak tiga gerobak milik pedagang buah dan cilok, serta belasan lapak PKL yang digelar di atas trotoar diamankan petugas.

Sempat terjadi tarik menarik antara pedagang dengan Satpol PP saat sebuah gerobak cilok hendak diangkut petugas.

Namun, pada akhirnya pedagang tersebut hanya bisa pasrah lantaran petugas dengan tegas tetap mengangkut gerobak miliknya.

Tak hanya itu, petugas juga menyasar belasan papan reklame yang sengaja di letakan di bahu jalan.

Sederet Fakta Remaja Cabuli Anak Majikan: Terpengaruh Film Porno Hingga Meringis Kesakitan

OK Otrip Berganti Nama Jak Lingko, Sandiaga Uno Beri Respon Begini

Gempa 6,4 SR di Situbondo, BNPB : 3 Orang Meninggal Dunia dan 51 Unit Rumah Rusak

Selain itu, petugas Satpol PP juga mengamankan satu orang anak punk dan seorang 'pak ogah' di Jalan Dewi Sartika.

"Total ada tiga gerobak, belasan lapak PKL, dan satu orang anak punk serta satu orang 'pak ogah' kami amankan," ujarnya.

Belasan lapak dan gerobak milik PKL ini nantinya akan dibawa ke gudang Cakung, sementara anak punk dan 'pak ogah' akan diamankan ke panti sosial Cipayung.

"Untuk hasil razia kami bawa ke gudang Cakung dan 'pak ogah' serta anak punk dibawa ke (Panti Sosial) Cipayung," kata Fitrano.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help