Karyawan Toko Diduga Cabuli Balita Anak Majikannya di Depok

Seorang pemuda berinisial BR (15) tega mencabuli bocah berinisial Z (3), anak majikannya.

Karyawan Toko Diduga Cabuli Balita Anak Majikannya di Depok
Kompas.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TAPOS - Seorang pemuda berinisial BR (15) tega mencabuli bocah berinisial Z (3), anak majikannya.

Sang majikan selama ini sudah berbaik hati mengajak pelaku dari kampung untuk bekerja di Depok.

Paur Humas Polresta Depok Ipda I Made Budi mengatakan BR diduga berupaya mencabuli korban di dalam toko pada Selasa (9/10/2018) pukul 20.30 WIB.

"Kejadiannya di dalam toko. Jadi BR ini berusaha membuka pakaian korban. Waktu itu dipergoki oleh ibu korban yang langsung teriak karena melihat anaknya mau dicabuli," kata Made, Kamis (11/10/2018).

Teriakan NH (25) itu lalu didengar suaminya UN (31) yang bergegas mendatangi toko dan sempat melihat perbuatan BR kepada buah hatinya.

Lantaran kalap, UN memukul BR yang baru dua bulan bekerja di tokonya. Suara gaduh itu memancing kehadiran warga yang masih saat itu masih beraktivitas.

"Ayah korban sempat memukul pelaku. Karena mendengar suara gaduh warga datang ke TKP, setelah tahu perbuatan pelaku mereka marah. Pelaku sempat diamuk warga yang terus berdatangan ke lokasi," ujarnya.

Beruntung pelaku berhasil diamankan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Tapos, Tagana Depok, Babinsa, dan Binmas Kelurahan setempat.

Pelaku yang baru sekira dua bulan tinggal di Tapos itu digelandang ke Unit PPA Polresta Depok untuk menjalani pemeriksaan.

Sementara korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna menjalani visum didampingi kedua orangtuanya dan personel Unit PPA Polresta Depok.

"Pelaku dibawa ke Unit PPA untuk diperiksa dan menghindari amuk warga, sekarang masih diperiksa. Setelah kejadian korban langsung dibawa ke RS Polri untuk divisum," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help