Gempa di Donggala

Masa Tanggap Darurat di Sulteng Diperpanjang Selama 14 Hari

Sutopo juga menjelaskan bahwa sebelumnya proses evakuasi korban oleh tim SAR gabungan akan dihentikan pada hari ini, Kamis, 11 Oktober 2018.

Masa Tanggap Darurat di Sulteng Diperpanjang Selama 14 Hari
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho terkait pembaruan informasi gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu (10/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUBJAKARTA.COM, MATRAMAN - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa masa tanggap darurat di Sulawesi Tengah diperpanjang selama 14 hari.

Hal itu disampaikannya, usai Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola dan pihak atau lembaga terkait menggelar rapat koordinasi pada Rabu (10/10/2018).

"Untuk itu masa tanggap darurat diperpanjang 14 hari ke depan. Mulai tanggal 13 sampai dengan 26 Oktober 2018," ujar Sutopo di Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018).

Selain itu, Sutopo juga menjelaskan bahwa sebelumnya proses evakuasi korban oleh tim SAR gabungan akan dihentikan pada hari ini, Kamis, 11 Oktober 2018.

Namun, proses evakuasi korban diperpanjang satu hari, karena masih adanya masyarakat yang ingin mencari keluarga, teman, atau sahabatnya yang terdampak bencana di Sulawesi Tengah.

"Pencarian, penyelamatan, dan evakuasi korban akan berakhir pada Jumat, 12 Oktober 2018. Evakuasi secara resmi dihentikan pada tanggal 12 Oktober 2018," ujar Sutopo.

Selain itu, dalam rapat koordinasi tersebut Gubernur Sulawesi Tengah telah menandatangani tambahan bantuan beras untuk Sulawesi Tengah, sebanyak 200 ton.

Camat Jatinegara: Program OK OCE Paling Bermanfaat Bagi Warga

"Untuk Kota Palu sebanyak 100 ton, dan untuk Kabupaten Donggala 100 ton," ujar Sutopo.

Hingga Kamis (11/10/2018) pukul 13.00 WIB, sebanyak 2.073 orang meninggal dunia di Kota Palu dan wilayah terdampak lainnya akibat gempa dan tsunami.

Sedangkan jumlah pengungsi pada hari ini sebanyak 82.725 orang, yang tersebar di wilayah Sulawesi Tengah dan di luar provinsi.

"Terkait penghentian evakuasi pada besok, Basarnas akan menyerahkan tugas kepada Basarnas wilayah Kota Palu. Personel Basarnas dari Kita Palu akan melakukan asistensi," ujar Sutopo.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved