Pelaku Gendam di Jakarta Barat Banderol Tinggi Harga Motor Curian

Untung besar diambil para pelaku pencurian kendaraan bermotor saat menjual hasil curiannya.

Pelaku Gendam di Jakarta Barat Banderol Tinggi Harga Motor Curian
TribunJakarta.com/ Novian Ardiansyah
Barang bukti motor curian di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (10/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Novian Ardiansyah

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Untung besar diambil para pelaku pencurian kendaraan bermotor saat menjual hasil curiannya.

Pasalnya mereka membanderol tinggi harga motor curian yang didapatkan dengan cara kekerasan hingga gendam tersebut.

Diketahui, kepolisian Polres Metro Jakarta Barat membekuk tujuh orang yang merupakan kawanan spesialis pencurian kendaraan bermotor yang biasa beraksi di wilayah Jakarta Barat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan, para pelaku bisa membanderol tinggi harga motor curian karena kondisi motor yang terbilang masih bagus.

Hal itu lantaran para pelaku tidak menggunakan alat untuk membuka paksa kunci kontak motor.

Melainkan, kata Edy, mereka mencuri dengan tindak kekerasan sekaligus gendam.

"Rata-rata sepeda motor ini dijual dengan harga tinggi karena dia tidak menggunakan modus kunci letter T Apabila kuncinya rusak, itu harga motornya akan murah," tutur Edy di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (10/10/2018).

"Sehingga mereka menggunakan modus-modus seperti itu ya, merampok, ada juga sebagian yang menggunakan modus gendam dengan menepuk dadanya. Dengan seperti itu harga motornya semakin tinggi," sambung Edy.

Adapun motor curian yang mereka incar sejenis motor matic semisal, Yamaha N Max, Honda Vario, hingga motor trail.

Halaman
12
Penulis: Novian Ardiansyah
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved