Soroti Rencana Pengaturan Becak di Jakarta, Ketua DPRD DKI: Starling Aja Gak Bisa Diberesin

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengkritik rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang kabarnya akan mengatur soal becak.

Soroti Rencana Pengaturan Becak di Jakarta, Ketua DPRD DKI: Starling Aja Gak Bisa Diberesin
TribunJakarta
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi di DPRD DKI Jakarta. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengkritik rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang kabarnya akan mengatur kembali akomodasi operasi becak di wilayah Ibu kota.

Meski hanya dioperasikan di wilayah tertentu, Pras sapaan dari Prasetio Edi Marsudi mengaku keberatan.

Sebab, menurut Pras hal itu hanya akan menambah kekumuhan di wilayah Jakarta saja.

"Diatur di wilayahnya, bisa memastikan nggak kalau diatur wilayahnya itu bakal tertib? contoh soal, itu Bunderan HI aja, sampai hari ini, coba lihat jam 10 malam. Starling kan muter-muter di situ. Itu kan Ibukota, tonggaknya Jakarta. Itu (starling) aja gak bisa diberesin, apalagi yang begitu," ujar Pras, Rabu (10/10/2018) kemarin.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Harap Kasus Guru Doktrin Siswa Anti-Jokowi Diusut Hingga Tuntas

Klasemen Perolehan Medali Asian Para Games 2018 Terbaru, Indonesia Dulang 23 Emas

Pras menilai, di era modern seperti saat ini tingkat kehidupan para pengemudi becak sudah mulai naik. Bahkan menurut Pras masih banyak profesi angkutan umum massal yang bisa menjadi peralihan bagi para pengemudi becak. Seperti sopir taksi, ojek online, hingga sopir bajaj.

"Jangan lah digrounded lagi, jangan, sayang. naikkan tingkatan kehidupan dia. Dia tingkatan kehidupannya sudah naik, digrounded lagi ke bawah lagi tukang becak. Itu kan ada bajaj, yang tadinya ada asepnya, sekarang sudah pakai gas, gak ada asepnya. Kalau bajajnya itu ntar markir-markir, terus ada becak lagi, kebayang nggak kekumuhannya kayak apa?," kata Pras.

Diketahui sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana bakal merevisi perda ketertiban umum yang mengakomodasi pengoperasian becak di Jakarta.

Menurut Anies, dia akan mengatur kembali becak hingga angkutan tersebut disa dijadikan sebagai profesi di wilayah tertentu.

"Masih dalam usulan, belum ada pembahasan. Nanti kita lihat sesudahnya," ujar Gubernur Anies, beberapa waktu lalu.

"Ini adalah jasa, jasa itu jika tidak ada yang menggunakan ya tidak akan laku. Kita gak bisa paksa orang. Ya namanya jasa, karena itu diatur sebagai profesi yang ada di wilayah tertentu," tambahnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help