Istri Indro Meninggal Dunia

Sosok Istri Indro di Mata Tora Sudiro, dari Wonder Woman hingga Suka Saling Cela

Sebelum meninggal dunia, Tora dan Mieke masih sempat bertemu dan mengucapkan selamat ulang tahun ke Nita pada Senin (8/10/2018) lalu.

Sosok Istri Indro di Mata Tora Sudiro, dari Wonder Woman hingga Suka Saling Cela
TribunJakarta.com/Suci Febriastuti
Pasangan selebritis Tora Sudiro dan Mieke Amalia usai pemakaman istri Indro Warkop, Nita Octobijanthy di Taman Pemakaman Umun (TPU) Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Rabu (10/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN LAMA - Pasangan selebritis Tora Sudiro dan Mieke Amalia mengatakan almarhumah istri Indro Warkop, Nita Octobijanthy, adalah sosok yang kuat dan menyenangkan.

"Wonder women, strong banget, terus kalau ada dia senang aja kita. Kalau acara, ngumpul dimana gitu, kalau ada mba Nita bercanda cela-celaan. Suasana jadi kayaknya ceria gitu," kata Tora di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018).

Sebelum meninggal dunia, Tora dan Mieke masih sempat bertemu dan mengucapkan selamat ulang tahun ke Nita pada Senin (8/10/2018) lalu.

"Kemarin waktu sehari sebelum enggak ada kan ulang tahun. Pas ulang tahun. Kesadaran sudah menurun tapi enggak koma. Masih bisa denger," kata dia.

Pada saat dirumah sakit, Tora dan Mieke merasakan aura positif yang keluar dari keluarga Nita, terutama Indro yang selalu mencoba menutupi kesedihannya dengan canda.

"Pas jenguk selalu berusaha fun. Momen haru pasti ada, keluarganya juga auranya positif banget. Setiap kita kesana selalu positif. Anak-anaknya hebat, pak de juga hebat. Malah kadang ada yang jenguk ngomonginnya ganti oli. Anak motor mah susah," ungkap Tora.

Saat Nita masih bisa melakukan aktivitas, seperti duduk, Nita ikut bercanda dengan kerabat yang menjenguknya.

Bahkan Tora mengungkapkan jika Nita sempat mengadiri premier film Wiro Sableng

Waktu masih sehat, bisa duduk, dirumah sakit itu kayak di hotel aja gitu. Ngeliatnya ngobrol-ngobrol, senang, nonton film. Waktu sakit juga sempet dateng ke Premier Wiro Sableng.

"Waktu masih sehat, bisa duduk, dirumah sakit itu kayak di hotel aja gitu. Ngeliatnya ngobrol-ngobrol, senang, nonton film. Waktu sakit juga sempet dateng ke premier wirosableng," ungkap dia.

Tora pun menyambut baik soal Nita yang berhijrah atau menggunakan jilbab sebelum menghembuskan nafas terakhir.

"Saya sih alhamdulillah ya. Gua rasa ya mungkin itu memang panggilan siapa tahu," kata dia.

Kisah Debi Ariesta, Pecatur Tunanetra yang Sempat Ingin Minum Sampo Buat Akhiri Hidup

Kelakar 3 Pecatur Tunanetra Saat Tahu Medalinya Bisa Berbunyi

Asian Para Games Sepi Penonton, Atlet Peparda Sebut Perjuangan Penyandang Disabilitas Masih Panjang

Untuk diketahui, Nita meninggal dunia pada Selasa (9/10/2018) malam, setelah berjuang melawan Kanker Paru-Paru yang ia derita sejak Agustus 2017 lalu.

"Selamat jalan mamake, tante Nita. Semua yang terbaik. Amin," kata Tora.

Penulis: Suci Febriastuti
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved