Gempa di Donggala

64 Personel Koarmada I Antar 80 Ton Bantuan ke Palu dan Donggala

Mereka berangkat sekitar pukul 14.56 WIB dari Dermaga 300, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara dengan menggunakan KRI Teluk Sabang-544.

64 Personel Koarmada I Antar 80 Ton Bantuan ke Palu dan Donggala
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono saat meninjau bantuan di atas KRI Teluk Sabang-544, Jumat (12/10/2018) di Dermaga 300, Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Sebanyak 64 personil TNI AL Komando Armada (Koarmada) I bertolak menuju Sulawesi Tengah dalam misi pengiriman bantuan kepada korban gempa dan tsunami di daerah Palu dan Donggala pada Jumat (12/10/2018) sore.

Mereka berangkat sekitar pukul 14.56 WIB dari Dermaga 300, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara dengan menggunakan KRI Teluk Sabang-544.

Pelepasan KRI Teluk Sabang-544 hari ini dilakukan oleh Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono.

Yudo mengatakan, total bantuan yang dikirimkan pada hari ini mencapai 80 ton.

KRI Teluk Sabang-544 bertolak menuju Palu dan Donggala dari Dermaga 300, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (12/10/2018).
KRI Teluk Sabang-544 bertolak menuju Palu dan Donggala dari Dermaga 300, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (12/10/2018). (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Menurut Yudo, 80 ton bantuan yang terdiri dari bantuan logistik, kendaraan, serta genset dikumpulkan hanya dalam waktu satu pekan.

"Ini bantuan dari masyarakat yang kita tampung dari berbagai instansi baik pemerintah maupun sipil dan swasta selama satu minggu. Muatannya kurang lebih 80 ton, ada logistik, tenda, bahan makanan, ada juga kendaraan, genset. Mudah-mudahan ini dapat membantu untuk korban gempa di Palu dan Donggala sana," kata Yudo di Dermaga 300 Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Orangtua Dipenjara Lantaran Konflik Tanah, Pasutri Tunarungu Minta Bantuan Hotman Paris

Gaji Guru di Bekasi Belum Dibayar Dua Bulan: Terpaksa Gadai Barang Hingga Wacanakan Demonstrasi

Waspada, Kebiasaan Ngupil Berisiko Tinggi Terkena Infeksi Pneumokokus

Yudo menambahkan, 64 personel TNI AL yang ikut di dalam kapal hanya sebatas membantu pengiriman saja.

Untuk proses evakuasi korban di Palu dan Donggala, sudah ada personel TNI lainnya yang bertugas.

"Evakuasi kan sudah ada, tugas kita hanya mengangkut barang nanti akan kita serahkan kepada Lantamal di sana, nanti di sana akan mendistribusikan," kata Yudo.

Adapun pengiriman bantuan dari Koarmada I kali ini merupakan yang kedua kalinya.

Sebelumnya, pada Jumat (5/10/2018) lalu, Koarmada I juga telah melepaskan KRI Teluk Cirebon-543 untuk mengirimkan bantuan sebanyak 30 ton.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved