Angkot Ok OTrip Jadi Langganan Sejumlah Pelajar di Jakarta Utara

Sejumlah pelajar tampak menaiki angkutan berstiker Ok Otrip di wilayah Semper, Jakarta Utara.

Angkot Ok OTrip Jadi Langganan Sejumlah Pelajar di Jakarta Utara
TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
Jejeran angkutan OK OTrip, Ok 15 di Terminal Tanjung Priok, Jum'at (12/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Sejumlah pelajar tampak menaiki angkutan berstiker Ok Otrip di wilayah Semper, Jakarta Utara.

Tidak perlu repot menggunakan uang tunai, anak-anak tersebut hanya perlu melakukan tap in kartu Ok OTrip yang mereka miliki untuk akses naik dan turun angkutan OK 15.

Fadilah (12) pelajar SD mengaku setiap harinya menggunakan angkutan integrasi Ok OTrip ketika berangkat dan pulang sekolah.

Dirinya merasa banyak kemudahan sejak menggunakan kartu tersebut.

Satu di antara pelajar yang menggunakan Ok OTrip saat pulang sekolah
Satu di antara pelajar yang menggunakan Ok OTrip saat pulang sekolah (TribunJakarta.com/Afriyani Garnis)

"Saya setiap hari pakai kartu Ok OTrip, awalnya ngak tahu tapi dibeliin mama. Disuruh pakai buat naik angkot," ujarnya.

Selain itu, Fadhan (13) juga menggunakan kartu Ok OTrip untuk naik OK 15.

Ia merasa tidak perlu memikirkan uang untuk ongkos naik angkutan umum semenjak adanya Ok OTrip.

"Seneng sih ada Ok Otrip, jadi uangnya full buat jajan. Kalau dulu kan disisain buat naik angkot.," ujar Fadhan.

Selain Fadilah dan Fadhan, Mira (35) merupakan orangtua yang juga memfasilitasi anaknya dengan kartu Ok OTrip.

Dirinya merasa banyak sekali kemudahan yang didapat dari program Ok Otrip semenjak diberlakukan pada amgkutan umum seperti OK 15 yang melewati jalur rumahnya.

"Programnya bagus, jadi kita ngak susah nyari-nyari receh lagi buat bayar sopirnya. Kebetulan juga bisa naik Transjakarta juga kan, jadi ngak repot." Ujar Mira.

"Karena saya merasa ini bagus, makanya saya kasih juga untuk anak saya biar ngak repot sama uang. Memang lumayan, harus beli 1 kartu Rp 40 ribu, tapi ini masih gratis yah sekarang. Yaa itung-itung hemat juga buat ongkos," tambahnya.

Mural di Underpass Dipo Depok Imbau Warga Tak Buang Sampah Sembarangan dan Bunyikan Klakson

Hemat Budget, Sewa Gaun Pernikahan Bisa Jadi Solusi untuk Calon Pengantin

Usai Diluncurkan, Anies Langsung Tinjau Konstruksi Rumah DP 0 Rupiah

Sopir Ok OTrip, Sulaeman (28) pun mengatakan dirinya memang lebih sering membawa pelajar terutama saat jam masuk sekolah dan pulang sekolah.

"Emang banyak anak sekolah yang naik, soalnya kan masih gratis. Terus ini jalurnya juga banyak lewatin sekolah-sekolah juga, " ujarnya.

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved