KRL Commuter Anjlok di Jalur Palmerah-Kebayoran, Penumpang Bisa Mengembalikan Tiket

Sementara itu, bagi penumpang yang tetap memilih menggunakan KRL juga diimbau untuk selalu mengutamakan keamanan dan keselamatan.

KRL Commuter Anjlok di Jalur Palmerah-Kebayoran, Penumpang Bisa Mengembalikan Tiket
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
ILUSTRASI Kereta Commuter Line melintasi rel yang telah dibenahi, Kamis (22/2/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Terjadi gangguan Kereta Rel Listrik (KRL) dengan nomor 1962 diantara jalur lintas Palmerah-Kebayoran, Jakarta Selatan, Sabtu (13/10/2018) pukul 10.30 WIB.

Hal tersebut mengakibatkan adanya antrean perjalanan KRL pada lintas Tanah Abang - Serpong/ParungPanjang/Maja/ Rangkasbitung/dan sebaliknya.

VP Komunikasi PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI), Eva Chairunisa memohon maaf atas adanya antrian perjalanan KRL tersebut.

Ia pun menyampaikan jika saat ini proses evakuasi KA 1962 itu masih dilakukan.

"Saat ini proses evakuasi KA 1962 masih dilakukan oleh tim gabungan dari PT KAI Daop 1 Jakarta dan PT KCI," kata Eva dalam keterangan resminya, Sabtu (13/10/2018).

"Selama proses evakuasi, perjalanan KRL lintas Tanah Abang hingga Rangkasbitung masih tetap dapat dilakukan, dengan berjalan bergantian pada jalur yang sama saat melintasi lokasi," lanjut dia.

Ia pun mengimbau, bagi penumpang yang ingin menggunakan moda transportasi lain dapat menukarkan tiketnya di stasiun terdekat.

"Bagi para pengguna jasa yang telah melakukan transaksi tiket dan memutuskan untuk berganti moda transportasi, maka proses pengembalian tiket dapat dilakukan di Stasiun terdekat," kata Eva.

Pembelaan Gerindra dan PKS, Prabowo Disindir Andi Arief Malas Hingga Tak Serius Mau Jadi Presiden

Pemprov DKI Ajukan Anggaran Rp 500 Miliar Beli Lahan Bekas Kedubes Inggris di Kawasan Bundaran HI

Sementara itu, bagi penumpang yang tetap memilih menggunakan KRL juga diimbau untuk selalu mengutamakan keamanan dan keselamatan.

"Diimbau dengan tidak memaksakan diri untuk naik apabila KRL dalam kondisi padat," katanya.

Penulis: Leo Permana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help