Polres Jakarta Pusat Lakukan Penyisiran Gedung DPR Terkait Kasus Peluru Nyasar
Setyo menjelaskan bahwa pihaknya masih menduga bahwa penembakan yang terjadi ke Gedung DPR merupakan insiden peluru nyasar
Penulis: Nawir Arsyad Akbar | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar
TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, bahwa hari ini Polres Jakarta Pusat akan melakukan penyisiran di Gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPR) RI, terkait kasus penembakan beberapa hari yang lalu.
Hal itu disampaikannya usai menjadi narasumber pada acara kuliah umum di Universitas Borobudur, Makasar, Jakarta Timur.
Hari ini, Polres Jakarta Pusat dipimpin Kapolres melakukan penyisiran ke seuruh Gedung Nusantara I, khususnya yang langsung ke arah lapangan Perbakin," ujar Setyo, Kamis (18/10/2018).
Setyo mengatakan, bahwa hari ini pihaknya menerima bahwa Polres Jakarta Pusat telah menemukan ruangan yang menjadi sasaran dari peluru, yang diguga 'nyasar' tersebut.
Terkait hasil uji dari laboratorium forensik, Setyo menjelaskan bahwa empat peluru yang telah ditemukan, identik dengan senjata yang digunakan oleh penembak.
• Jelang Sidang Vonis, Roro Fitria Berharap Putusan Hakim Sesuai dengan Fakta Persidangan
• Egy Maulana Vikri Diminta Main Bagus saat Membela Timnas U-19 Indonesia
"Identik dengan senjata yang digunakan, karena masing masing senjata punya ciri, seperti sidik jari ya," ujat Setyo.
Hingga saat ini, Setyo menjelaskan bahwa pihaknya masih menduga bahwa penembakan yang terjadi ke Gedung DPR merupakan insiden peluru nyasar.
"Sampai saat ini, masih menduga peluru nyasar," ujar Setyo.