Ini Obrolan Mahasiswa Bekasi dengan 4 Orang yang Mengaku Polisi Saat Perjalanan ke Lokasi Penyekapan

Obrolan Sandy Hidayatullah (19) dengan empat orang yang mengaku anggota polisi saat akan disekap.

Ini Obrolan Mahasiswa Bekasi dengan 4 Orang yang Mengaku Polisi Saat Perjalanan ke Lokasi Penyekapan
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Sandy Hidayatullah saat menunjukan kaos yang digunakannya saat peritiwa pembegalan hingga pembegalan yang dia alami. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Sandy Hidayatullah (19), mahasiwa jurusan ilmu pemerintahan Universitas Islam 45 Bekasi, menceritakan obrolan di mobil dengan empat orang yang mengaku anggota polisi.

Mereka menyekap Sandy di sebuah rumah kosong di Pondok Gede.

Sandy disekap usai ia dibegal. Sandy berusaha kabur dan justru malah dituduh pelaku begal hingga akhirnya bertemu empat orang menggunakan mobil daihatsu Ayla berwarna putih yang mengaku sebagai anggota Polres Metro Bekasi Kota.

Di dalam mobil, posisi Sandy duduk di kursi tengah diapit dua orang berperawakan besar.

Usia rata-rata keempat orang mengaku anggota Polisi itu menurut Sandy diperkirakan 40 tahunan.

"Satu orang yang saya ingat berkepala botak kaya profesor gitu, bedan besar, kalau yang lain saya agak lupa tapi kurang lebih sama besar," kata Sandy saat dijumpai di kediamannya Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Sabtu, (27/10/2018).

Sandy saat di dalam mobil diperlakukan secara kasar. Bahkan dia dilarang untuk duduk tegap.

Badannya ditundukkan lalu kepalanya ditekan ke bawah sambil lengannya diikat menggunakan lakban ke arah belakang.

Ketika perjalanan menuju lokasi penyekapan, Sandy berulang kali meyakinkan bahwa dia bukan pelaku begal melainkan mahasiswa yang justru jadi korban begal.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved