Bakal Stasiun MRT Sarinah dan Kota Dibangun Lebih Besar

Selain Sarinah, Stasiun Kota juga akan menjadi stasiun terbesar karena ada interkoneksi antara Stasiun MRT dengan stasiun existing yaitu KRL.

Bakal Stasiun MRT Sarinah dan Kota Dibangun Lebih Besar
TRIBUNJAKARTA.COM/SUCI FEBRIASTUTI
Direktur Konstruksi PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Silvia Halim (kedua dari kanan) bersama jajaran direksi lainnya di Gedung Wisma Nusantara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta sedang mempersiapkan proyek pembangunan MRT Jakarta fase II yang memanjang dari Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Depo Kampung Bandan.

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim mengatakan sudah menandatangani perjanjian dana pinjaman dengan JICA untuk pembangunan MRT Jakarta Fase II senilai Rp 25 Triliun.

"Sudah dilakukan penandatanganan perjanjian pinjaman pembangunan MRT Jakarta Fase II. Ada dua tahapan paket penandatanganan 24 Oktober, sekitar Rp9,4 Triliun dan nanti sisanya akan dibuatkan perjanjiannya jika sudah ground breaking," ujar Silvi di Gedung Wisma Nusantara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2018).

Silvi menjelaskan, sepanjang rute fase II nantinya Stasiun Sarinah akan menjadi Stasiun MRT terbesar, karena akan bertemunya dua line, yaitu dari arah Selatan dan arah Utara.

Selain Sarinah, Stasiun Kota juga akan menjadi stasiun terbesar karena ada interkoneksi antara Stasiun MRT dengan stasiun existing yaitu KRL.

Sementara itu, untuk Stasiun Monas akan menjadi ikon, karena akan didesain dengan unik, maka dari itu pihaknya akan membuat sayembara desain untuk Stasiun Monas.

Silvi mengatakan tantangan proyek MRT Fase II ini lebih besar karena proyek tersebut akan lewati jalanan sempit, sungai kecil dan bangunan-bangunan tua.

"Ini akan menjadi chalange kami, karena jalanan yang sempit dan ada kali juga lalu ada bangunan tua. Jadi, chalenge ini juga membuat pembiayaan mencapai Rp25 Trilun-an," kata Silvi.

Proyek sepanjang 8,3 kilometer ini terdiri dari delapan stasiun, adapun delapan stasiun yang akan dilalui yaitu, Stasiun Sarinah, Stasiun Monas, Stasiun Harmoni, Stasiun Sawah Besar, Stasiun Mangga Besar, Stasiun Glodok, Stasiun Kota, dan Stasiun Kampung Bandan.

Penulis: Suci Febriastuti
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved