Persija Jakarta
Larang The Jakmania ke Surabaya, Pelatih Persija Jakarta Tak Ingin Kasus Haringga Sirla Terulang
Menurutnya, hubungan dua suporter (The Jakmania dan Bonek) kerap bersitegang dan tidak memiliki hubungan yang baik.
Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Pelatih kepala Persija Jakarta, Stefani Cugurra alias Teco berharap The Jakmania tidak datang mendukung Persija di Surabaya.
Persija Jakarta akan bertandang ke markas Persebaya Surabaya, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, Minggu (4/11/2018) mendatang.
Teco mempunyai alasan mengapa melarang The Jakmania untuk datang mendukung Persija di Surabaya.
Menurutnya, hubungan dua suporter (The Jakmania dan Bonek) kerap bersitegang dan tidak memiliki hubungan yang baik.
Teco tak ingin kejadian meninggalnya Haringga Sirla di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Minggu (23/9/2018) lalu, terulang kembali.
"Kami memiliki masalah saat bermain di Bandung (Haringga Sirla meninggal), kejadian itu saya harap tidak terjadi lagi. Saya juga menginginkan jelang pertandingan ini jangan terlalu dipanaskan oleh media," kata Teco kepada wartawan selepas latihan, Kamis (1/11/2018).
"Kalau sama-sama panas, saya hanya takut kejadian di Bandung bisa terulang di Surabaya," ucap Teco menambahkan.
Pelatih berkebangsaan Brasil itu berharap kejadian keributan antar suporter tidak terulang kembali di persepakbolaan Indonesia.
• Harga Gadget Diobral di Indocomtech 2018, Tiket Mulai Rp 20 Ribu
• Pernah Ingatkan Kader PAN Jauhi Korupsi, Taufik Kurniawan Tersangka KPK Hingga Sandi 1 Ton
Teco berharap sepak bola Indonesia bisa lebih maju dan berkembang tanpa adanya kerusuhan yang terjadi di luar lapangan.
"Saya hanya ingin sepak bola Indonesia maju, tidak ada anarkis baik di dalam atau luar lapangan. Kalau timnya kalah, suporter harus menerima itu agar sepak bola Indonesia benar-benar maju," kata Teco.