Lion Air JT601 Jatuh

Kabasarnas: Operasi SAR Lion Air PK-LQP Ditambah 3 Hari

Syaugi menuturkan, operasi SAR akan diperpanjang selama tiga hari mulai Senin (5/11/2018) sampai Rabu (7/11/2018).

Kabasarnas: Operasi SAR Lion Air PK-LQP Ditambah 3 Hari
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Kabasarnas Marsekal Madya Muhammad Syaugi dalam konferensi pers di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (4/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Operasi SAR Lion Air PK-LQP sudah memasuki hari ketujuh pada Minggu (4/11/2018) ini, setelah dimulai pada hari H jatuhnya pesawat bernomor penerbangan JT610 itu pada Senin (29/10/2018).

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi mengatakan, operasi SAR yang telah memasuki masa sesuai protap selama tujuh hari akan dilanjutkan.

Syaugi menuturkan, operasi SAR akan diperpanjang selama tiga hari mulai Senin (5/11/2018) sampai Rabu (7/11/2018).

"Hari ini adalah operasi hari yang ketujuh. Setelah kami evaluasi, dengan kami tadi melihat ke TKP, kami rapatkan dengan beberapa staf, berdasarkan masukan dari lapangan yang begitu banyak masih seperti tadi malam contohnya 20 lebih kantong jenazah, jadi kami putuskan operasi evakuasi diperpanjang 3 hari sejak besok," kata Syaugi dalam konferensi pers di Dermaga JICT II siang ini.

Selama tujuh hari operasi SAR, tim SAR gabungan sudah mendapatkan berbagai hasil temuan dari lokasi jatuhnya pesawat di perairan Tanjung Karawang.

Hasil temuan selama tujuh hari yang telah dibawa ke tempat penampungan di posko Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, meliputi 105 kantong jenazah berisi bagian tubuh dan barang-barang milik korban, puing-puing pesawat, sepasang roda pesawat, serta satu mesin turbin pesawat.

Telah ditemukan dan diangkut pula black box pesawat Lion Air PK-LQP berjenis rekaman data penerbangan pesawat atau flight data recorder (FDR).

5 Keputusan Mengejutkan: Dari 23 Pemain Timnas Piala AFF 2018 Hingga Klub Besar

Putra Amien Rais Jadi Calon Kuat Duduki Wakil Ketua DPR Gantikan Taufik Kurniawan, Berikut Profilnya

Dengan kata lain, operasi SAR di lokasi jatuhnya pesawat masih diperlukan untuk mendapatkan penemuan lanjutan, terutama bagian tubuh korban dan bagian penting pesawat.

Syaugi mengharapkan, dengan penambahan tiga hari waktu operasi SAR, sinergitas yang dijalankan tim SAR gabungan akan membuahkan hasil baik.

"Mudah-mudahan dengan tiga hari ini, dengan sinergitas yang tinggi bisa segera menyelesaikan operasi ini," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, pesawat Lion Air PK-LQP tipe B737-8 Max dengan nomor penerbangan JT 610 hilang kontak pada Senin (29/10/2018) pagi sekitar pukul 6.33 WIB.

Pesawat dengan rute Jakarta-Pangkalpinang ini dinyatakan jatuh di perairan Tanjung Karawang pada koordinat 05 46.15 S - 107 07.16 E.

Pesawat membawa 178 penumpang dewasa, seorang penumpang anak-anak, dua bayi, beserta dua pilot dan lima pramugari.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved