Lion Air JT610 Jatuh

Melayat Korban Pesawat Lion Air PK-LQP, Wali Kota Depok: Lima Warga Terbaik Jadi Korban

Hal ini disampaikan Idris usai mengikuti salat jenazah Ibnu Hantoro (33) di Masjid Nurul Amal Komplek Pelni Kelurahan Baktijaya, Sukmajaya, Depok.

Melayat Korban Pesawat Lion Air PK-LQP, Wali Kota Depok: Lima Warga Terbaik Jadi Korban
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Pihak keluarga dan warga saat mendoakan jenazah Ibnu Hantoro (33) di Masjid Nurul Amal Komplek Pelni, Sukmajaya, Depok, Rabu (07/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA - Wali Kota Depok Mohammad Idris lima warga Depok korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Tanjung Karawang pada Senin (29/10/2018) lalu merupakan sejumlah lima warga terbaik yang dimiliki Depok.

Hal ini disampaikan Idris usai mengikuti salat jenazah Ibnu Hantoro (33) di Masjid Nurul Amal Komplek Pelni Kelurahan Baktijaya, Sukmajaya, Depok.

"Almarhum (Ibnu) salah satu warga terbaik Kota Depok, ada lima warga terbaik Depok yang jadi korban peristiwa ini," kata Idris di Masjid Nurul Amal, Sukmajaya, Depok, Rabu (07/11/2018).

Di hadapan keluarga besar, tetangga, dan sahabat Ibnu, Idris menyebut almarhum meninggal dalam keadaan mulia karena hendak menjalankan tugasnya sebagai dokter spesialis penyakit dalam di RSUD Koba Bangka Tengah.

Idris juga menyebut banyak hal yang bisa diteladani dari pribadi suami Helda Aprilia (31) sekaligus ayah dari Arisa (4) dan Fatih (1) itu.

"Beliau sedang melaksanakan tugas mulia. Banyak hal baik yang ditinggalkannya, bukan sekedar pekerjaan beliau, tapi juga peninggalan-peninggalan selama beliau menjadi dokter umum, dokter spesialis," ujarnya.

Mobil yang membawa jenazah Ibnu Hantoro (33) ke TPU Pondok Ranggon, Sukmajaya, Depok, Rabu (07/11/2018)
Mobil yang membawa jenazah Ibnu Hantoro (33) ke TPU Pondok Ranggon, Sukmajaya, Depok, Rabu (07/11/2018) (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Perihal bantuan materil, kader PKS itu menuturkan Pemkot Depok tak memberi bantuan materil dan hanya bantuan moril kepada lima keluarga yang jadi korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP.

Menurutnya bantu dari segi materil tak terlalu diperlukan lantaran keluarga berduka kehilangan seseorang yang dicintainya, bukan barang yang dapat diukur nilainya.

Meski menyebut pemerintah pusat perlu mengevaluasi sistem transportasi di Indonesia agar tak ada lagi kecelakaan yang merenggut nyawa, dia percaya pemerintah pusat telah memberi bantuan materil.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved