KAI Sebut Angka Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Meningkat Tiap Tahun

Pada tahun 2015 terjadi 1 kecelakaan, tahun 2016 tercatat tidak ada kecelakaan, dan tahun 2017 tercatat 43 kecelakaan.

KAI Sebut Angka Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Meningkat Tiap Tahun
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Kondisi Perlintasan sebidang Jalan Pahlawan Bulak Kapal Bekasi Timur, tanpa palang pintu. TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Senior Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta, Edy Kuswoyo, mengatakan angka kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang wilayah Daop 1 Jakarta terus meningkat.

Pada tahun 2015 terjadi 1 kecelakaan, tahun 2016 tercatat tidak ada kecelakaan, dan tahun 2017 tercatat 43 kecelakaan.

"Sedangkan untuk tahun 2018 sampai dengan bulan Oktober telah terjadi sebanyak 35 kecelakaan," kata Edy, Kamis (8/11/2018).

Dari catatan PT KAI, Edy menyebutkan jumlah pelintasan sebidang di Pulau Jawa ada 3.907, 1.015 di antaranya merupakan pelintasan resmi dan 2.892 sisanya adalah pelintasan tidak resmi.

Untuk di Daop 1 Jakarta memiliki 461 pelintasan sebidang, di mana 176 pelintasan diantaranya merupakan pelintasan resmi dan 285 pelintasan sisanya adalah pelintasan tidak resmi.

Edy mengatakan perpotongan antara jalur kereta api dan jalan sesuai Undang-Undang (UU) Perkeretaapian idealnya dibuat tidak sebidang.

Pelintasan sebidang memungkinkan ada, jika hanya area tersebut merupakan jalur dengan frekuensi perjalanan KA rendah dan arus lalu lintas jalan rayanya pun tidak padat.

Namun, jika pelintasan sebidang tersebut merupakan jalur dengan frekuensi perjalanan KA yang tinggi dan padat lalu lintas jalan raya, maka sudah seharusnya dibuat tidak sebidang, bisa flyover maupun underpass.

"Perlu diketahui bahwa pembangunan prasarana perkeretaapian itu merupakan wewenang dari penyelenggara prasarana perkeretaapian, dalam hal ini adalah pemerintah," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Suci Febriastuti
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved