Kesaksian Tetangga, Detik-detik SW Bakar Diri, Suami Sedang Tidur hingga Diseret Keluar Rumah

Julaeha menengok ke arah rumah SW, dan mendapati Dedi sedang menyeret istrinya ke luar rumah sambil tergesa-gesa.

Kesaksian Tetangga, Detik-detik SW Bakar Diri, Suami Sedang Tidur hingga Diseret Keluar Rumah
net
Ilustrasi Bakar Diri 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir 

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Selasa pagi, dua hari lalu, menjadi pagi yang tak terlupakan bagi Julaeha (30), warga gang Sukma, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

Pasalnya, ia melihat tetangganya, SW (49) bakar diri di depan matanya sendiri. 

Saat sedang berada di depan rumahnya yang berdempetan langsung dengan rumah SW, tiba-tiba ia mendengar teriakan istighfar dari dalam rumah tetangga yang sudah ia kenal sejak sembilan bulan lalu itu. 

Ternyata teriakan istighfar yang berulang-ulang itu datang dari Dedi Yuhandi (49), suami SW yang mendadak bangun dari tidurnya karena mendapati istrinya bakar diri di ruang tengah rumah kontrakan itu. 

"Astagfirullah, Astagfirullah, gitu," ujar Julaeha menceritakan pengalaman pilunya itu, Kamis (8/11/2018). 

Julaeha menengok ke arah rumah SW, dan mendapati Dedi sedang menyeret istrinya ke luar rumah sambil tergesa-gesa.

Api masih meembakar sebagian tubuh SW saat itu. 

Dedi menyeret istrinya dengan menarik kakinya keluar dari ruang tengah rumah, hingga ke pelataran. 

"Sampai rambutnya terbakar habis," ujarnya. 

Panik melihat hal semacam itu pertama kali, Julaeha sontak teriak minta tolong. Suami Julaeha keluar dan membawa air seadanya untuk memadamkan api di tubuh SW. 

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, ketika bakar diri dan setelah api di tubuh SW padam, mulutnya tak berhenti meracau, tentang Lion Air, tentang penipuan, tentang diadukan Raja Salman dan lain-lain yang seperti di luar nalar.

Bahkan saat ingin dipanggilkan ambulans, SW malah bersikeras untuk dipanggilkan petugas polisi. 

6 Fakta Wanita Bakar Diri di Ciputat: Meracau Tentang Lion Air, Telan 8 Butir Obat, Hingga Diinfus

Begini Prosedur Urus Tilang Elektronik yang Bukan Pemilik Kendaraan

Akhirnya, SW dibawa petugas bersama suaminya, ke RSU Tangsel menggunakan mobil polisi. 

SW pun mendapatkan perawatan medis intensif di RSU Tangsel dan dirujuk ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

Pada malam harinya, SW diketahui meninggal dunia, dan langsung dibawa ke Lamongan, kampung halamannya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved