Lion Air JT610 Jatuh

Korban Lion Air PK-LQP Ibnu Hantoro Dikenal Sebagai Sosok Terpelajar dan Santun

Ibnu Hantoro (33), korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP dikenal sebagai sosok terpelajar dan santun

Korban Lion Air PK-LQP Ibnu Hantoro Dikenal Sebagai Sosok Terpelajar dan Santun
TribunJakarta.com/Bima Putra
Peti jenazah Ibnu Hantoro (33) saat tiba di rumah duka, Sukmajaya, Depok, Rabu (07/11/2018) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA - Ibnu Hantoro (33), korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP dikenal sebagai sosok terpelajar dan santun di lingkungan Komplek Pelni RT 04/RW 17 Kelurahan Baktijaya, Sukmajaya, Depok.

Meski menyandang gelar dokter spesialis penyakit dalam di usia muda, baik Ibnu maupun kedua orangtuanya Slamet dan Sumarsih tak pernah menggemborkan gelar yang diraih Ibnu.

Prabowo (42), tetangga Slamet yang mengenal Ibnu sejak kecil bahkan baru mengetahui almarhum merupakan dokter spesialis penyakit dalam saat melihat karangan bunga ucapan dukacita.

"Orangnya pendiam, ibadahnya juga rajin. Dikenal terpelajar dan sopan, kalau ketemu tetangga selalu senyum. Saya tahu kalau almarhum dokter spesialis penyakit dalam itu baru sekarang. Memang keluarganya itu low profile," kata Prabowo di Sukmajaya, Depok, Rabu (07/11/2018).

Meski tak mengenal dekat sosok suami dari Helda Aprilia (31) sekaligus ayah dari Arisa (4) dan Fatih (1), Prabowo menuturkan sejak masih bersekolah Ibnu tak pernah merepotkan orangtuanya.

Lantaran bertetangga dan pernah berbincang dengan almarhum, Prabowo sudah menduga bahwa Ibnu kelak akan menjadi orang yang berhasil dan dapat membanggakan keluarganya.

"Keluarga pak Slamet itu sederhana. Waktu Ibnu masih sekolah dulu dia enggak pernah nongkrong, kalau pulang sekolah ya langsung pulang. Enggak merepotkan orangtuanya. Tutur katanya bagus, dari dulu sudah terlihat kalau almarhum akan menjadi orang sukses," ujarnya.

Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Kesehatan Usman Sumantri juga mengatakan hal serupa terkait sosok Ibnu.

Usman yang mewakili Kementerian Kesehatan Indonesia menuturkan Ibnu bertugas di RSUD Koba Bangka Tengah guna menunaikan masa pengabdian wajib kerja dokter spesialis di RSUD Koba Bangka Tengah selama satu tahun.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved