Pemkot Bekasi Musnahkan 1.500 Botol Miras Hasil Operasi

Pemerintah Kota Bekasi memusnahkan 1.500 botol minuman keras hasil operasi selama dua bulan, periode September-Oktober.

Pemkot Bekasi Musnahkan 1.500 Botol Miras Hasil Operasi
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Proses pemusnahan barang bukti minuman keras sebanyak 1500 botol di Kantor Pemkot Bekasi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kamis (8/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi memusnahkan 1.500 botol minuman keras hasil operasi selama dua bulan, periode September-Oktober.

Pemusnahan berlangsung di Plaza Pemkot Bekasi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kamis, (8/11/2018).

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, 1.500 botol miras itu didapat melalui hasil operasi ke sejumlah tempat penjual miras ilegal di warung-warung dan toko jamu.

"Operasi oleh tim gabungan dari Pol PP, Polres Metro Bekasi Kota, Kodim 0507, Kejaksaan, dan Pengadilan Negeri Bekasi," kata Tri kepada wartawan pada Kamis (8/11/2018).

Tri menambahkan, operasi dilakukan dihampir seluruh wilayah 12 Kecamatan di Kota Bekasi. Jumlah miras ilegal paling banyak didapat di wilayah Kecamatan Jatiasih.

"Kita menyasar warung-warung atau kios jamu yang teridentifikasi menjual miras ilegal, kita juga melibatkan pemangku pimpinan di wilayah RT/RW, serta Lurah dan Camat," jelas dia.

Selanjutnya operasi razia peredaran miras ilegal akan terus dilakukan mengingat, pihaknya juga akan melibatkan secara intens pegawai negeri sipil (PNS) di tingkat Pemkot, Camat hingga Lurah untuk aktif melakukan pengawasan peredaran miras ilegal.

"Kalau setahun hanya tiga kali pengawasan. Kita akan tingkatkan jumlah operasi supaya memberikan efek jera bagi pengusaha yang bandel kerap menjual miras ilegal," jelas dia.

Sebelumnya, Polres Metro Bekasi Kota juga sempat membongkar pabrik produksi miras jenis ciu di Perumahan Taman Villa Kartini, Bekasi Timur, Rabu, 31 Oktober 2018 lalu.

Dari hasil pengungkapan tersebut, polisi menemukan barang bukti miras ciu siap jual sebanyak 97 drum, 22 dus masing-masing berisi 24 botol miras ciu siap jual, serta sejumlah alat penyulingan untuk produksi miras.

Diketahui, praktik rumah produksi miras itu telah berlangsung selama kurang lebih satu tahun, peredaran miras hasil produksi diduga dijual ke sejumlah restoran dan warung-warung jamu.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved