Persiapan Sejak Sekarang, Pemerintah Targetkan Medali Olimpiade 2020 Lebih Banyak dari 2016

“Pemerintah betul-betul ingin memberikan perhatian yang lebih serius lagi, bukan hanya dalam bentuk bonus tapi lebih dari itu,” kata Menpora Imam.

Persiapan Sejak Sekarang, Pemerintah Targetkan Medali Olimpiade 2020 Lebih Banyak dari 2016
Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo
Logo Olimpiade 2020 Tokyo Jepang 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNJAKARTA.COM, SENAYAN – Usai mendulang kesuksesan di Asian Games 2018 dengan finis pada peringkat keempat dengan torehan 98 medali: 31 emas, 24 perak dan 43 perunggu, Indonesia terus menjaga pretasi itu di kejuaraan dunia lainnya.

Selain SEA Games yang akan dihelat di Filipina tahu depan, Olimpiade Tokyo 2020 yang merupakan pesta olahraga terbesar di dunia juga tak luput dari target prestasi Indonesia.

Untuk itu, selepas dari Asian Games 2018, Pemerintah pun mulai memfokuskan kepada cabang olahraga untuk terus melakukan pemusatan latihan nasional.

“Pemerintah betul-betul ingin memberikan perhatian yang lebih serius lagi, bukan hanya dalam bentuk bonus tapi lebih dari itu,” kata Menpora Imam Nahrawi, Kamis (8/11/2018).

Buat Presiden Bingung, Borong 100 Unit dan Sederet Fakta Gesits, Motor Listrik yang Dijajal Jokowi

Sederet Foto Maria Ozawa Pakai Gaun Pesta Hingga Diamankan Pihak Imigrasi di Bali

“Ini harus menjadi stimulan baru bagi seluruh atlet bahwa hari ini pemerintah tidak tanggung-tanggung lagi akan memberikan perhatian lebih kepada mereka, sehingga kita akan memaksimalkan anggaran yang ada untuk betul-betul ke nomor event, tidak semua nomor mendapatkan prioritas tapi sudah masuk ke nomor-nomor event karena kita tahu 2020 adalah pintu masuk sebagai pembuktian hasil Asian Games, maka tentu medalinya harus lebih banyak dari Olimpiade Brasil 2016," tambahnya.

Seperti diketahui, pada Olimpiade 2016 di Rio Janeiro Indonesia harus puas finis di posisi ke-46, berkat koleksi satu medali emas dan dua medali perak.

Medali emas disumbangkan dari cabang bulutangkis melalui ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Adapun medali perak dipersembahkan dua atlet angkat besi, Sri Wahyuni Agustiani (kelas 48 kg putri) dan Eko Yuli Irawan (kelas 62 kg putra).

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved