Todong Pelajar di Cikarang, 2 Pelaku Bersenjata Api Bawa Kabur Ponsel Korban

Polres Metro Bekasi meringkus dua pelaku penodongan yang beraksi di Jalan samping Sekolah Al-Azhar, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara.

Todong Pelajar di Cikarang, 2 Pelaku Bersenjata Api Bawa Kabur Ponsel Korban
Foto dokumentasi humas
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Rizal Marito (tengah) saat menunjukkan barang bukti aksi penodongan di Cikarang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG UTARA - Polres Metro Bekasi meringkus dua pelaku penodongan yang beraksi di Jalan samping Sekolah Al-Azhar, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Kedua pelaku penodongan yakni RH alias Jombang (19) dan RS alias Rijul (21).

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Rizal Marito mengatakan penangkapan dilakuan di kediaman pelaku di daerah Kedungwaringin dan kawasan Lippo Cikarang pada Selasa, 6 November 2018.

"Keduanya kita tangkap di tempat terpisah, setelah anggota dari Polsek Cikarang dan Tim Cobra Polres Metro Bekasi melakukan lidik," kata Rizal, Kamis (8/11/2018).

Adapun awal kejadian bermula ketika korban bernama Irgi Fahrezi pelajar berusia 15 tahun tengah berjalan seorang diri di tempat kejadian perkara (TKP) Minggu 9 September 2018 lalu.

Sekitar pukul 20.00 WIB, ditengah perjalanan tiba-tiba dari arah belakang datang dua orang pelaku menggunakan sepeda motor berboncengan.

Pelaku bernama RH alias Jombang langsung turun dari motor dan mengancam korban dengan mengeluarkan senjata api jenis Airsoft Gun sambil memaksa korban menyerahkan barang-barang berharga miliknya.

"Karena takut, korban akhirnya memberikan HP (ponsel) miliknya, setelah itu kedua pelaku langsung kabur," jelas dia.

Rizal menambahkan korban kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut.

Petugas dengan bermodalkan keterangan saksi korban dan olah TKP akhirnya dapat menemukan identitas pelaku beserta lokasi tempat tinggal keduanya.

"Korban rupanya mengingat ciri-ciri pelaku RH alias Jombang yang menodongkan senjata tajam, dari keterangan itu anggota dapat dengan mudah melakukan pengejaran dan penangkapan kedua pelaku," jelas Rizal.

Adapun saat penangkapan, polisi mendapatkan barang bukti berupa ponsel merek Xiaomi warna silver, satu unit ponsel merek Oppo milik korban, sebilah celurit, lalu satu unit Airsoft Gun yang digunakan pelaku untuk melakukan kejahatan.

2 Buronan Kasus Penodongan dalam Mikrolet Tertangkap, Ini Peran Mereka

Diduga Terlibat Penodongan, Polisi Tetapkan Sopir Mikrolet 30A sebagai Tersangka

"Pelali RH alias Jombang berperan sebagai eksekutor, sedangkan pelaku RS alias Rijul berperan sebagai joki motor," jelas dia.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan kekerasan dan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved