Polemik Habib Rizieq

Tudingan Bendera di Rumah Rizieq Shihab ‎Kerjaan Intel, Moeldoko: Dikit-dikit Pemerintah

Moeldoko mengatakan, tudingan tersebut terlalu jauh dan tidak mungkin intelijen bertindak sembarangan di luar negeri, seperti Arab Saudi.

Tudingan Bendera di Rumah Rizieq Shihab ‎Kerjaan Intel, Moeldoko: Dikit-dikit Pemerintah
Kapitra Amper via Serambi Indonesia
Rizieq Shihab bersama aparat keamanan Arab Saudi 

Hal itu, sesuai dengan ketentuan dan aturan dari kerajaan mengenai jaminan tahanan. "Yang jamin WN Saudi. Aturannya seperti itu," jelas dia kepada wartawan.

Diketahui sebelumnya, WNI atas nama MRS (Muhammad Rizieq Syihab) sempat ditahan dan dimintai keterangan oleh aparat keamanan di Mekkah pada 5 November 2018 lalu.

Penyanyi Kikan Namara Jadi Pemandu Penonton Konser Guns N Roses Bawakan Lagu Indonesia Raya

Pada keterangan Kemlu RI disampaikan bahwa, pihak keamanan Arab Saudi, memeriksa Rizieq Syihab karena ada dugaan pemasangan bendera hitam yang mengarah pada ciri- ciri gerakan ekstrimis pada dinding bagian belakang rumah MRS.

"6 November 2018 pukul 20.00 Waktu Saudi, dengan didampingi oleh staff KJRI, MRS dikeluarkan dari tahanan kepolisian Mekkah dengan jaminan," jelasnya.

Ia menerangkan, untuk lebih lanjut pihaknya akan terus membangun komunikasi dengan pihak terkait, agar mengetahui permasalahan yang sebenarnya membelit Rizieq Syihab. "Kita lakukan komunikasi dengan semua lini di Arab Saudi sebagai bentuk kehadiran negara untuk para WNI," kata akademisi UIN Jogjakarata itu.

Sementara itu, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum (PWNI) Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal menerangkan, tak ada perlakukan khusus yang didapat Rizieq Syihab saat KBRI memberikan pendampingan.

"Bagi kami (Kemlu) kasus ini tidak berbeda dengan kasus WNI lainnya yang menghadapi permasalahan hukum di luar negeri. Tugas Perwakilan sebatas memberikan pendampingan kekonsuleran untuk memastikan hak-hak hukumnya terpenuhi," ujar Iqbal saat dikonfirmasi.

Operasi 'False Flag'

Bagi Kuasa Hukum FPI, Munarman, pemasangan bendera di depan kediaman Rizieq Shihab dilakukan oleh tukang fitnah yang ingin mempersulit tokoh agama itu di Arab Saudi.

Pemasangan, menurutnya telah menunjukkan sebuah kejahatan. Tidak cukup hanya di Jakarta, fitnah juga terjadi hingga Arab Saudi. Tujuannya, hanya satu, yakni membuat Rizieq celaka.

Halaman
1234
Penulis: wahyu tribun jakarta
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved