Bantu Suami Jual Pecel Ayam, Tetangga Sebut Sosok Wanita Bakar Diri di Ciputat Dikenal Baik

SW hanya tinggal bersama suaminya, Dedi Yusandi, mereka berdua memiliki usaha rumah makan pecel ayam, yang juga di bilangan Serua.

Bantu Suami Jual Pecel Ayam, Tetangga Sebut Sosok Wanita Bakar Diri di Ciputat Dikenal Baik
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Kediaman SW, di bilangan Serua, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (8/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Julaeha (30) tak menyangka tetangganya yang dikenal baik, nekat bakar diri di dalam rumahnya sendiri dan mencoba bunuh diri.

Tetangganya itu berinisial SW (49), ia tinggal di sebuah kontrakan di bilangan Serua, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), persis bersebelahan dengan kontrakan Julaeha.

Belakangan, SW diketahui meninggal dunia setelah sempat mendapat penanganan medis di RSU Tangsel dan RS Fatmawati.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Julaeha melihat langsung SW, sosok wanita yang dikenalnya akrab, membakar diri di depan matanya sendiri, Selasa (6/11/2018) lalu.

"Saya enggak nyangka bisa sampai kaya gitu," ujarnya di rumahnya, Jumat (9/11/2018)

Julaeha mengatakan, sudah mengenal SW sejak wanita asal Lamongan, Jawa Timur itu mengontrak di sampingnya, sembilan bulan lalu.

SW hanya tinggal bersama suaminya, Dedi Yusandi, mereka berdua memiliki usaha rumah makan pecel ayam, yang juga di bilangan Serua.

Julaeha mengenal SW sebagai sosok yang baik. SW tak pelit memberikan dagangannya jika ada sisa yang masih segar untuk dokonsumsi, kepada tetangga-tetangganya.

"Kalau ada sisa, dia ngasih gitu ayam, baik orangnya," ujarnya.

SW memang dikenal tak begitu sering keluar rumah, hal itu karena SW dan suaminya berjualan di malam hari hingga dini hari, sedangkan siangnya mereka harus beristirahat dan belanja bahan dagangan.

Namun memang, satu bulan terakhir, Julaeha merasakan keanehan tetangganya. Wanita yang sering sekali berselancar di Facebook itu menjadi sering curhat.

Tudingan Bendera di Rumah Rizieq Shihab ‎Kerjaan Intel, Moeldoko: Dikit-dikit Pemerintah

Begini Prosedur Urus Tilang Elektronik yang Bukan Pemilik Kendaraan

Namun curhatannya itu lebih seperti racauan kekesalan dari tekanan yang ia alami. Julaeha tidak mengerti tekanan macam apa yang dirasakan SW hingga membuatnya seperti itu.

Julaeha mengungkapkan, curhatan SW sudah semakin aneh, satu bulan belakangan, dan biasanya terkait dengan Facebook. Ia sering cerita soal Lion Air, diadukan raja Salman, dituduh penipu.

Hal itu menguatkan dugaannya kalau SW nekat membakar diri karena tekanan yang dihadapinya dari media sosial itu.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved