Lion Air JT610 Jatuh

Isak Tangis Warnai Penyerahan Jenazah 6 Penumpang Lion Air PK-LQP

Isak tangis menyertai prosesi penyerahan enam jenazah penumpang Lion Air PK-LQP yang berhasil teridentifikasi dari pihak RS Polri Kramatjati

Isak Tangis Warnai Penyerahan Jenazah 6 Penumpang Lion Air PK-LQP
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Isak tangis menyertai prosesi penyerahan jenazah korban Lion Air PK-LQP di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (9/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Isak tangis menyertai prosesi penyerahan enam jenazah penumpang Lion Air PK-LQP yang berhasil teridentifikasi dari pihak RS Polri Kramatjati kepada keluarga korban.

Sambil memeluk peti jenazah berkelir coklat, beberapa orang anggota keluarga korban tak henti meneteskan air mata.

Air mata nampak deras mengalir. Doa tak putus dipanjatkan oleh mereka untuk anggota keluarga yang menjadi korban pesawat naas itu. Sesekali terdengar pula suara yang mencoba menguatkan.

Kepala Instalasi Kedokteran Forensik Kombes Pol Edy Purnomo yang memimpin langsung upacara penyerahan jenazah, turut mengucapkan belasungkawa atas peristiwa yang merenggut nyawa penumpang pesawat tujuan Pangkal Pinang itu.

"Tim DVI (Disaster Victim Identification) Polri kembali mengidentifikasi enam penumpang Lion Air yang saat ini berada di hadapan kita, semogga mereka diampuni dosanya dan diterima amal ibadahnya," ucap Edy, Jumat (9/11/2018).

Anshory (60), kakek bayi berusia satu tahun tiga bulan bernama Kyara Aurine mengaku bersyukur cucunya tersebut telah berhasil teridentifikasi.

"Yang jelas cucu saya sudah ketemu saya sangat bersyukur, semogga ini menjadi petunjuk agar kedua orang tuanya juga bisa segera teridentifikasi," ujarnya.

Ia menjelaskan, cucunya itu bersama kedua orang tuanya, yaitu Rizal Gilang dan Wita Sriyani menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.

"Rencananya jenazah cucu saya akan kami titipkan dulu, setelah kedua orangtuanya teridentifikasi baru akan kami bawa pulang ke Bangka," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved