Kronologis Mapolsek Penjaringan Diserang, Rohandi Bawa Golok dan Pisau Babi Sabet Polisi

Rohandi (31) nekat menyerang Mapolsek Penjaringan pada Jumat (9/11/2018) sekira pukul 01.35 WIB.

Kronologis Mapolsek Penjaringan Diserang, Rohandi Bawa Golok dan Pisau Babi Sabet Polisi
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Argo Yuwono di Masjid Babah Alun, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (7/6/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Rohandi (31) nekat menyerang Mapolsek Penjaringan pada Jumat (9/11/2018) sekira pukul 01.35 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono membeberkan kronologis penyerangan tersebut.

Dalam peristiwa tersebut, Kepala SPK Polsek Metro Penjaringan, AKP M.A.Irawan, mengalami luka ringan dibagian tangan akibat sabetan golok pelaku.

Argo mengatakan pelaku datang ke lokasi dengan mengendarai sepeda motor seorang diri.

Dirinya lalu memarkirkan kendaraannya di luar dan masuk ke dalam Markas Polsek Metro Penjaringan.

"Kemudian pelaku turun dan disapa oleh petugas SPK, Brigadir Sihite yang kemudian pelaku langsung menyerang anggota polisi tersebut dengan menggunakan sebilah golok dan pisau babi," ujar Argo saat dikonfirmasi, Jumat (9/11/2018).

Anggota polisi yang mendapat serangan itu menghindar dan meminta bantuan angggota lain yang sedang berjaga di SPK. Meski begitu, pelaku terus mengejar dan menuju ke arah lobi SPK.

Di sana, Kepala SPK, AKP M.A.Irawan berupaya melawan pelaku. Mendapat perlawanan, pelaku terus menyerang dengan membabi buta sambil berteriak.

"Pelaku melempar pisau babi yang dipegang ditangan kirinya dan golok masih dipegang ditangan kanannya. Sambil menyerang petugas kepolisian dan korban terjatuh terkena sabetan golok pelaku dan mengenai tangannya menimbulkan luka ringan," beber Argo.

Usai menyerang Irawan, pelaku kembali mengejar anggota polisi lain yang ad di ruang Reserse Kriminal dan PPA. Anggota Reskrim yang melihat kejadian tersebut langsung mengejar pelaku.

"Lalu pelaku berbalik dan menyerang anggota Reskrim yaitu Aipda Dedi Raharjo dan Aipda Giyarto. Dan pelaku memecahkan pintu kaca ruangan dengan golok yang dipegangnya dan menyerang," jelas Argo.

Aipda Dedi dan Aipda Giyarto telah berupaya meredam aksi pelaku. Namun pelaku tetap melakukan penyerang.

Pada akhirnya, mereka pun memberikan tembakan peringatan. Suara tembakan tidak membuat pelaku takut.

Serang Mapolsek Penjaringan, Rohandi Ingin Mati Ditembak Polisi

Serang Mapolsek Metro Penjaringan, Rohandi Lukai Satu Anggota Kepolisian

"Kemudian Aipda Giyarto melumpuhkan pelaku dengan menembak pangkal lengan pelaku sehingga golok yang dipegang pelaku terlempar dan pelaku dapat diamankan," pungkas Argo.

Setelah diterjang timah panas, akhirnya pelaku berhasil diamankan polisi. Hingga kini, yang bersangkutan masih ditahan di Markas Polsek Metro Penjaringan. (Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi)

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved