Lion Air JT610 Jatuh

Lega Jasad Kakaknya Teridentifikasi, Ini Adik Almarhum Hesti Nuraini untuk Korban Lion Air

Selehuddin pun hanya bisa pasrah menerima musibah yang menimpa istri dan juga keluarganya. 

Lega Jasad Kakaknya Teridentifikasi, Ini Adik Almarhum Hesti Nuraini untuk Korban Lion Air
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Peti Jenazah Almarhum Hesti Nuraini di kediamannya, Jalan Menteng, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Kamis (8/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir 

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP, lega setelah jasad Hesti Nuraini (45), berhasil diidentifikasi tim Disaster Victim Investigation (DVI), pada Kamis (8/11/2018) kemarin. 

"Lega, Alhamdulillah sudah teridentifikasi," ujar Solehudin (44), suami almarhum Hesti, saat ditemui di kediamannya, Jalan Menteng, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (9/11/2018).

Selehuddin pun hanya bisa pasrah menerima musibah yang menimpa istri dan juga keluarganya. 

Ia enggan berbicara banyak soal istrinya. Suaranya pelan, seperti tertahan, ketika membicarakan hal kecelakaan yang menelan korban ratusan jiwa itu. 

"Yah musibah, dari Allah, kita tidak tahu," ujarnya pasrah. 

Sejak proses pencarian 10 hari lalu, tak hanya Solehuddin, tetapi keluarga yang lain pun menanti penuh harap. 

Hana, adik almarhum Hesti, bahkan menyebut penantian hal identifikasi kakaknya menjadi beban buat dirinya. 

Respons PA 212 Soal Reaksi BIN Hingga PDIP Apresiasi Pemerintah Beri Bantuan Hukum untuk Rizieq

Berawal dari Tongkrongan, Bisa Bikin Nge-Fly Hingga Pengakuan Anak Jalanan Soal Rebusan Pembalut

"Kalau meninggal biasa kan jelas, ini kita harus menunggu, beban sekali," ujar Hana. 

Hana juga berharap, seluruh korban kecelakaan pesawat tipe Boing 737 Max8 itu bisa teridentifikasi. 

"Semoga yang belum teridentifikasi bisa ketemu," harapnya. 

Hesti Nuraini yang menjabat sebagai Kepala Seksie (Kasie) Pengawasan san Konsultasi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Bangka Belitung itu, dikenal sangat penyayang terhadap keluarganya. 

Meskipun harus bekerja di luar kota yang menyeberangi pulau, namun ia selalu pulang ke rumahnya setiap akhir pekan, dan terbang lagi untuk dinas di Senin paginya. 

"Setiap Jumat Mbak Hesti pulang, weekend di rumah," ujarnya. 

Jenazah almarhum Hesti sudah dikebumikan di taman pemakaman umum (TPU) Jurang Mangu Timur, setelah disalatkan selepas salat Jumat. 

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved