Menpora Lantik Kepengurusan KMHDI Periode 2018-2020

Dalam sambutannya, Imam berharap KMHDI kedepan semakin solid dan terus melakukan kaderisasi. Apalagi tantangan kedepan semakin berat.

Menpora Lantik Kepengurusan KMHDI Periode 2018-2020
Istimewa/Dok PP KMHDI
PP KMHDI dilantik oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi di Wisma Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Jakarta Pusat 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pengurus Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X dan pelantikan pengurus periode 2018-2020.

PP KMHDI dilantik oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Pelantikan digelar di Wisma Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Jakarta Pusat.

Dalam sambutannya, Imam berharap KMHDI kedepan semakin solid dan terus melakukan kaderisasi. Apalagi tantangan kedepan semakin berat.

“Selamat dilantik, betapa harmonisasi di KMHDI menjadi cerminan proses konsolidasi yang baik dan benar. Selamat. Selamat juga atas rakernas dan dibuka malam ini,” kata Imam dalam sambutannya di Wisma Kemenpora, Jakarta, Kamis (8/11/2018) malam.

Imam menambahkan, dalam Rakernas KMHDI banyak hal yang harus dibicarakan untuk kepentingan bangsa. Pasalnya pemuda saat ini mempunyai peran yang strategis, tidak hanya sebagai objek pembangunan tetapi juga harus menjadi pelaku utama pembangunan bangsa.

“Saya akan terus buka diri, pemerintah, momentum apapun kita jaga, perbedaan wajah, tetapi kita tetap jaga persatuan. Selamat berjuang. Jadikan medsos ruang bagi ide mahasiwa kembali ke khittahnya sebagai agen perubahan,” ujar Imam.

Terkait momentum tahun politik, Imam berkeyakinan para pemuda terutama mahasiswa bisa memilih calon pemimpina yang baik dan mengedepankan kepentingan bangsa.

“Saya yakin pilihan mereka sama dengan saya. Namun apapun pilihannya kita tetap menjaga persatuan dan kesatuan,” kata Imam.

Sementara itu, Ketua Presidium PP KMHDI 2018-2020, I Kadek Andre Nuaba mengatakan, periode kepengurusannya akan fokus pada optimalisasi, implementasi sistem kaderisasi karena penguatan kader melalui Pendidikan adalah domain utama organisasi KMHDI.

Andre yang baru terpilih pada pemilihan Presidium KMHDI X di Yogyakarta, Agustus lalu juga menyampaikan tentang pentingnya keterlibatan organisasi mahasiswa, khususnya KMHDI sebagai wadah dan alat pendidikan mahasiswa Hindu Indonesia dalam menghadapi situasi nasional dan luar negeri yang penuh ketidakpastian. Ketidakpastian ini hanya bisa disiasati dengan kaderisasi yang dijalankan dengan konsisten dan sistematis.

“Sistem pendidikan kaderisasi yang dimiliki KMHDI diharapkan mampu membentuk kader menjadi para ksatria yang siap menyambut setiap perubahan yang terjadi. Dalam strategi perang apapun, klasik maupunkotemporer, hanya ksatria terdidik dan terlatih yang akanmampu menghadapi jenis pertempuran apapun,” kata Andre usai pelantikan pengurus dan pembukaan Rakernas KMHDI XI di Jakarta.

TERPOPULER: Tudingan Bendera di Rumah Rizieq Shihab ‎Kerjaan Intel, Moeldoko: Dikit-dikit Pemerintah

Negara-negara di dunia lanjut dia, saat ini sedang menghadapi pertempuran global dan berlomba menguatkan sumber daya yang mereka miliki untuk bertarung dan mempertahankan diri.

“Pertempuran tersebutmemasuki semua lini, baik sumber daya, ekonomi, apalagi politik. Konsistensi KMHDI menguatkan kaderisasi diharapkanmampu memberikan sumbangsih terhadap pembangunansumber daya manusia Indonesia,” ujar Andre.

Dia juga mengingatkan kepada seluruh pengurus Pimpinan Pusat KMHDI periode 2018-2020 untuk tetap konsisten dan memberikan karya terbaiknya untuk kepengurusan

“Tugas kita lumayan berat, karena musuh yang kita hadapi saat ini tidak terlihat dan menghadapi iklim sosial yang penuh ketidakpastian. Kita juga mendapat tantangan akan pengabaian pemuda di masa depankarena kemajuan teknologi dan terciptanya kecerdasan buatan. Untuk itu, kepada seluruh pengurus pimpinan pusat saya harapkita semua dapat merumuskan formula program kerja yang tepat sehingga mampu memimpin pemuda Indonesia untukmerebut kemenangan dalam medan pertempuran global,” tandasnya.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved