Hari Pahlawan

Angelina Sondakh Minta Pemerintah Siapkan Lapangan Kerja Bagi Mantan Narapidana

Mantan anggota DPR RI Fraksi Demokrat Angelina Sondakh meminta pemerintah menyiapkan lapangan pekerjaan bagi para mantan narapidana.

Angelina Sondakh Minta Pemerintah Siapkan Lapangan Kerja Bagi Mantan Narapidana
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Angelina Sondakh (kerudung putih) menjadi juri dalam perlombaan memperingati Hari Pahlawan 2018 di Lapas Perempuan Klas IIA Jakarta, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (10/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Mantan anggota DPR RI Fraksi Demokrat Angelina Sondakh meminta pemerintah menyiapkan lapangan pekerjaan bagi para mantan narapidana.

Menurut dia saat ini para mantan narapidana masih kesulitan mendapatkan pekerjaan yang layak selepas mereka bebas.

Hal ini terjadi lantaran stigma buruk melekat di masyarakat tentang seorang mantan narapidana.

"Saya harap pemerintah menyiapkan lapangan kerja, namanya mantan napi, pasti mau enggak mau, suka enggak suka, mereka sulit mendapatkan tempat. Kalau enggak di tampung nanti ujung-ujungnya masuk ke penjara lagi," ucap dia kepada TribunJakarta.com pada Sabtu (10/11/2018).

"Paling tidak ada MoU antara Kemenkumham dengan perusahan besar untuk menerima mereka kembali ke masyarakat-lah," ucapnya.

Pernyataan Anggie, sapaan akrab Angelina Sondakh, ini dilatari oleh pengalamannya mendekam di penjara selama tujuh tahun.

"Selama ini saya sering ngobrol dengan teman-teman disini, beberapa orang statusnya R (residivis), rata-rata lumayan sih hampir 50 persen balik lagi (dipenjara)," imbuh dia. 

Ia menjelaskan, sebagian besar mantan narapidana tersebut terpaksa kembali melanggar hukum lantaran kesulitan mendapat kerja, padahal mereka butuh uang untuk bertahan hidup.

"Mau bagaimana lagi, enggak ada yang mewadahi, enggak punya kerja. Sementara kita butuh uang untuk makan, jadi ya ambil jalan pintas, jualan narkoba dan balik lagi ke kriminal," kata Anggie.

Ia bertekad, saat bebas nanti ingin membantu mewadahi para mantan narapidana untuk memperoleh pekerjaan yang layak.

"Mau banget (bantu), ini memang harus diwadahi biar nanti saat mereka keluar ada tempat mereka pergi, kalau tidak ada tempat, kasihan nanti mereka balik lagi," ucap Angie.

Anggie divonis 10 tahun penjara setelah terbukti menerima suap pembangunan wisma atlet 2011 lalu.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved