Kejari Depok Kembalikan Berkas Perkara Korupsi Jalan Nangka Nur Mahmudi Ismail ke Polisi

Berkas perkara korupsi pembebasan lahan Jalan Nangka dengan tersangka Nur Mahmudi Ismail dan Harry Prihanto yang dilimpahkan dinyatakan belum beres.

Kejari Depok Kembalikan Berkas Perkara Korupsi Jalan Nangka Nur Mahmudi Ismail ke Polisi
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA 
Tersangka korupsi pembebasan lahan Jalan Nangka Nur Mahmudi Ismail di Mapolresta Depok, Kamis (13/9/2018).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG - Berkas perkara korupsi pembebasan lahan Jalan Nangka dengan tersangka Nur Mahmudi Ismail dan Harry Prihanto yang dilimpahkan Unit Tipikor Satreskrim Polresta Depok kembali dinyatakan belum beres oleh Jaksa Peneliti Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok.

Kajari Depok Sufari mengatakan bahwa alasan berkas tersebut dikembalikan untuk kedua kali lantaran ada petunjuk yang sebelumnya sudah diberikan Jaksa Peneliti namun masih tak dipenuhi.

"Berkasnya sudah dikembalikan lagi. Jadi belum terpenuhi, petunjuk belum terpenuhi," kata Sufari saat ditemui di TMP Kalimulya, Cilodong, Depok, Sabtu (10/11/2018).

Perihal waktu pengembalian, Sufari tak merinci pasti kapan berkas tersebut dikembalikan oleh Jaksa Peneliti Kejari Depok kepada Unit Tipikor Polresta Depok.

Tapi dia menegaskan bahwa berkas sudah dikembalikan sejak satu pekan lalu dan meminta penyidik Unit Tipikor Polresta Depok untuk memenuhi petunjuk yang diberikan.

"Ada yang kurang. Dikembalikannya sudah lama, seminggu yang lalu. Jadi ada yang belum terpenuhi," ujarnya.

Diminta Kejaksaan Lengkapi Berkas Korupsi Jalan Nangka, Polresta Depok Belum Hubungi Tersangka

Secara terpisah, Plh Kasubbag Humas Polresta Depok, Firdaus membenarkan bahwa Kejari Depok menyatakan berkas masih belum beres.

"Iya, benar. Berkas sudah dikonfirmasi ke penyidik, P-18 (Belum lengkap) dari Kejari Depok," kata Firdaus.

Sebagai informasi, pada Jumat (21/9/2018) lalu Polresta Depok melimpah berkas perkara korupsi pembebasan lahan Jalan Nangka yang diduga merugikan negara hingga Rp 10,7 miliar kepada Kejari Depok.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved