Ketika Animator-animator Indonesia di Sejumlah Film Hollywood Kumpul Bareng

Siapa sangka ada campur tangan anak-anak muda Indonesia di film box office The Avengers, Ant Man, hingga Transformers.

Ketika Animator-animator Indonesia di Sejumlah Film Hollywood Kumpul Bareng
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Daniel Herjanto, Direktor of Technology Base Animator Studio Bali, memberikan presentasi di workshop Indonesian CG Heroes, di Green Office Park 9, BSD City, Kabupaten Tangerang, Sabtu (10/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, PAGEDANGAN - Siapa sangka ada campur tangan anak-anak muda Indonesia di film box office The Avengers, Ant Man, hingga Transformers.

Anak-anak muda Indonesia tersebut sukses berkarier di rumah produksi yang berbasis di Hollywood sekaligus membawa nama harum Indonesia.

Mereka yang sukses bisa berkarya di luar negeri menyempatkan untuk berbagi pengalaman dan ilmunya pada workshop Indonesian CG Heroes, di Green Office Park 9, BSD City, Kabupaten Tangerang.

Pada pemuda yang sudah berhasil membawa nama harum Indonesia itu seperti Ronny Gani, senior animator di film The Avangers: Infinity War.

Lalu Rini Sugianto, senior animator di film Ready Player One, dan Andre Surya sebagai CG Artist di film Iron Man.

Ada juga Denny Ertanto yang pernah bergabung dalam CG Compositor di film War For The Planet of the Apes. Terakhir, ada Daniel Tjondroporo, Lead Animator pada Games Assassins Creed.

Satu per satu dari mereka menceritakan pengalaman bisa bergabung dan berkiprah dalam industri film dunia.

Satu di antaranya Daniel Herjanto, Direktor of Technology Base Animator Studio Bali. Ia mengungkapkan kesuksesan rekan-rekannya tidaklah diraih dalam waktu singkat.

"Bukan cuma satu sampai dua tahun, tapi mereka meniti karier butuh waktu lima sampai 10 tahun untuk bisa sukses seperti ini," ujar Daniel di Kabupaten Tangerang, Sabtu (10/11/2018).

Menurut dia fungsi workshop ini agar para animator muda ataupun calon animator di Indonsia dapat terus konsisten di bidangnya dan mencapai puncak.

"Indonesia sangat berpeluang sekali untuk memiliki lebih banyak animator terbaik. Prosesnya memang susah, tapi kita harus bertahan dan mengembangkannya," papar Daniel.

Workshop Indonesian CG Heroes ini diikuti ratusan penggiat industri animasi di Indonesia seperti dari Jakarta, Bandung, Cimahi, Batam hingga Bali.

Menurut Irawan Harahap selaku Project Leader Digital Hub Sinar Mas Land, peluang industri animasi di Indonesia tengah berkembang pesat.

"Masih terbuka ruang untuk berkembang lebih besar lagi dan memiliki kesempatan untuk menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia," tutur Harahap.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved