Hari Pahlawan

Warga Binaan Rutan Cilodong Berapi-api Bacakan Puisi 'Wahai Pahlawan Sejati'

Sebanyak 10 warga binaan Rutan Kelas II B Cilodong Depok membacakan puisi karya mereka bertema perjuangan dalam The Gathering of Heroes.

Warga Binaan Rutan Cilodong Berapi-api Bacakan Puisi 'Wahai Pahlawan Sejati'
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Warga binaan Rutan Kelas II B Cilodong Depok membacakan puisi karyanya dalam gelaran The Gathering of Heroes, Sabtu (10/11/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG - Sebanyak 10 warga binaan Rutan Kelas II B Cilodong Depok membacakan puisi karya mereka bertema perjuangan dalam The Gathering of Heroes yang berlangsung serentak di lapas dan rutan seluruh Indonesia.

Satu warga binaan Rutan Cilodong dari Blok A tampil membawakan puisi berjudul 'Wahai Pahlawan Sejati' tampak semangat kala pentas di hadapan warga binaan lain dan pihak keluarga yang berkunjung.

"Wahai pahlawan sejati, andai engkau mengerti keadaan bangsa ini sekarang, mungkin senyummu akan menjadi tangismu. Mungkin tawamu akan menjadi sedihmu," kata dia di Cilodong, Depok, Sabtu (10/11/2018).

Layaknya penyair, pria berkemeja lengan pendek warna cokelat itu berapi-api melantangkan setiap bait puisi garapannya.

Aksinya menjadi sorotan warga binaan lain, pegawai Rutan Cilodong Depok, dan pihak keluarga yang berkunjung menjenguk.

"Wahai pahlawanku, maafkan kami tak bisa memperbaiki negara yang merana ini," ujarnya.

Dia berharap dapat ambil bagian mengubah Indonesia yang kini berumur 73 tahun dan memiliki setumpuk masalah yang belum terselesaikan.

Dalam puisi yang tertulis dalam secarik kertas itu dia berharap Indonesia menjadi bangsa yang bermartabat, dan seluruh rakyatnya sejahtera.

"Tapi kami akan berjanji padamu, merebut kembali kemerdekaan yang hakiki. Kecuali menjadi bangsa yang bermartabat, sejahtera, abadi, selamanya. Di saat ini hingga nanti," tutur dia.

Kepala Rutan Kelas II B Cilodong Depok, Bawono Ika Sutomo, mengatakan gelaran memperingati Hari Pahlawan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat 1.472 warga binaan.

"Ini momentum yang baik, semangat kepahlawanan juga harus dikumpulkan dari mereka walaupun kondisi mereka saat ini berada di Rutan yang sedang menjalani masa pidana atau proses persidangan," ucap Bawono.

Bawono mengimbau agar narapidana yang sedang menjalani masa hukumannya dan terdakwa yang menanti vonis hakim tak kehilangan harapan selama berada di Rutan.

Dia yakin masih ada waktu bagi setiap orang untuk memperbaiki diri agar tak mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan.

"Jangan patah semangat, masa depan masih panjang. Kami juga tugasnya memberikan motivasi kepada mereka. Supaya memberikan yang terbaik dan bermanfaat bagi dirinya masing-masing," sambung dia.

Penulis: Bima Putra
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved