Lion Air JT610 Jatuh

Basarnas Hentikan Evakuasi, Tim DVI Tetap Identifikasi Jenazah Korban Lion Air PK-LQP

Tim Disaster Victim Identification (DVI), akan tetap melakukan proses identifikasi jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP.

Basarnas Hentikan Evakuasi, Tim DVI Tetap Identifikasi Jenazah Korban Lion Air PK-LQP
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Wakil Kepala RS Polri, Kombes Pol dr.Haryanto (tengah) di Sentra Visum dan Medikolegal RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (11/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMATJATI - Tim Disaster Victim Identification (DVI), akan tetap melakukan proses identifikasi jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP.

Hal itu dilakukan tim DVI meskipun Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah menghentikan proses pencarian dan evakuasi.

Demikian dikatakan Wakil Rumah Sakit Bhayangkara I R. Said Sukanto (RS Polri), Kombes Pol Haryanto di Sentra Visum dan Medikolegal RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.

"Di tim kita masih tetap bekerja keras untuk mengidentifikasi, antara lain dari inafis dan DNA. Yang saat ini masih di laboratorium untuk mengembangkan hasil pemeriksaan tersebut," ujar Haryanto, Minggu (11/11/2018).

Haryanto menjelaskan, bahwa proses identifikasi jenazah akan dihentikan, jika seluruh bagian tubuh korban sudah diidentifikasi berdasarkan pemeriksaan postmortem dan antemortem.

Keluarga Korban Lion Air PK-LQP dapat Menempati Hotel Ibis Hingga Identifikasi Jenazah Selesai

Santunan Asuransi Korban Lion Air PK-LQP akan Diberikan Usai Proses Identifikasi Selesai

Selain itu, proses identifikasi jenazah akan dihentikan jika tidak ada lagi bagian tubuh korban yang dikirim oleh tim evakuasi, dari lokasi jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP.

"Tim DVI akan dihentikan (identifikasi jenazah), kalau sudah tidak ada kiriman dari TKP body part yang akan kita periksa," ujar Haryanto.

"Memang dari tambahan body part dari TKP sudah berhenti. Tapi tim Inafis masih berusaha, masih dikembangkan di laboratorium," tambah Haryanto.

Perlu diketahui, hingga Minggu (11/11/2018), total sudah ada 79 korban Lion Air yang berhasil teridentifikasi oleh Tim DVI, yang terdiri dari 59 orang laki-laki dan 20 lainnya wanita.

Hampir seluruh jenazah yang sudah teridentifikasi, telah diserahkan kepada keluarga korban, beserta sertifikat kematian di depan Ruang Postmortem RS Polri.

"Hingga saat ini penumpang yang telah teridentifikasi sebanyak 79 penumpang dengan perincian laki-laki sebanyak 59 orang dan perempuan 20 orang," ujar Haryanto.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved