Got Mampet, Banjir Rutin Terjadi di Wilayah RT 03 Kelurahan Penjaringan
"Tempo hari, pertama hujan sampai 10 sentimeter. Surutnya yah nggak lama, nggak cepet. Ya satu jam berhentinya ujan udah surut karena got jalan hanya.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Kurang lancarnya saluran air terutama got di wilayah RT 03/03 Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, membuat banjir rutin terjadi di wilayah tersebut.
Pantauan TribunJakarta.com, Senin (12/11/2018), got di pemukiman padat penduduk itu tampak tidak lebar.
Warnanya pun keruh dan terlihat ada sampah di saluran air tersebut.
Ketua RT 03/03 Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Sam Sukur (73) mengatakan saluran air di pemukiman itu dipenuhi dengan sampah sejak beberapa waktu terakhir.
Hal itu membuat air susah mengalir lancar saat hujan turun, sehingga banjir pun tak dapat terhindarkan.
"Tempo hari, pertama hujan sampai 10 sentimeter. Surutnya yah nggak lama, nggak cepet. Ya satu jam berhentinya ujan udah surut karena got jalan hanya kurang lancar," kata Sam, Senin (12/11/2018) di kediamannya.

Sam menilai, solusi paling ampuh untuk mengatasi mampetnya got adalah dengan melakukan kerja bakti.
Ia menilai, kerja bakti tak hanya soal pembersihan sampah, tapi juga pengerukan lumpur.
Apalagi, menurut dia, lumpur di got pemukiman RT 03 dalamnya bisa mencapai 70 sentimeter.
"Kalau kerja bakti doang susah, karena lumpurnya ada 70 senti meter. Kalau kerja bakti kan yang diambilin hanya sampah-sampahnya, lumpurnya enggak," kata Sam.