Uji Teknis Electronic Road Pricing Batal Dilaksanakan Esok Hari

Sigit mengatakan, ia belum mendapat laporan dari panitia lelang penyedia teknologi ERP terkait alasan pemunduran jadwal uji teknis tersebut

Uji Teknis Electronic Road Pricing Batal Dilaksanakan Esok Hari
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Papan proyek pengerjaan penggalian utilitas electronic road pricing (ERP) terpasang di depan Bank Panin, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (4/6/2014). Pemasangan papan tersebut untuk ujicoba pelaksanaan sistem jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) dan nantinya akan dipasang gate sensor on board unit (OBU). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan, pelaksanaan uji teknis peserta lelang teknologi jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) diundur.

Sebelumnya, ia mengatakan bahwa uji teknis dalam bentuk Proof of Concept (POC) tersebut akan diuji coba besok, Rabu (14/11/2018).

"Tadi diinformasikan panitia tender ada penundaan jadwal sehingga otomatis jadwal periode ada perubahan," kata Sigit di Balaikota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (13/11/2018).

Sigit mengatakan, ia belum mendapat laporan dari panitia lelang penyedia teknologi ERP terkait alasan pemunduran jadwal uji teknis tersebut.

"Dia cuman lapor ada penundaan doang. Panitia tender itu independen makanya saya bilang kan kewajiban panitia itu memberikan alasan logis dan dapat diterima semua pihak," kata dia.

Dilansir dari website resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), yakni http://lpse.jakarta.go.id, ada tiga dari 143 peserta yang memenuhi persyaratan dokumen prakualifikasi.

Adapun tiga peserta tersebut diantaranya PT Bali Towerindo Sentra, Q Free ASA, dan Kapsch TrafficCom AB.

Timnas Indonesia Kalahkan Timor Leste dengan Skor 3-1

SMA Bukit Sion Menang Telak atas SMA 21 Jakarta

Saat uji teknis, kata Sigit, ada 205 kendaraan dengan berbagai jenis yang akan dipasangi alat untuk mengetahui kemampuan teknologi dari penyedia ERP.

Jenis kendaraan yang akan dipasangi alat terdiri dari bus besar, bus sedang, motor, mobil, serta truk.

"Dari dokumen tender tersebut terkait dengan POC ada 205 kendaraan sebagai sampel," kata sigit.

Sigit pun mengatakan jika uji teknis dilaksanakan hanya akan berlangsung secara terbatas selama 20 hari pada 205 kendaraan yang terpasang alat identitas kendaraan elektronik saja.

Penulis: Suci Febriastuti
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved