Lion Air JT610 Jatuh

RS Polri Berhasil Identifikasi 4 Penumpang Lion Air PK-LQP

"Berdasarkan sidang rekonsiliasi yang dilaksanakan Rabu 14 November 2018, ada empat penumpang yang dinyatakan teridentifikasi," kata Brigjen Musyafak.

RS Polri Berhasil Identifikasi 4 Penumpang Lion Air PK-LQP
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Konferensi pers hasil sidang rekonsiliasi kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (14/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Hari ke-17 pascatragedi kecelakaan maut Lion Air dengan nomor registrasi PK-LQP, tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi empat orang penumpang pesawat naas tersebut.

Keempat orang tersebut berhasil teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan sampel DNA.

"Berdasarkan sidang rekonsiliasi yang dilaksanakan Rabu 14 November 2018, ada empat penumpang yang dinyatakan teridentifikasi," ucap Kepala Rumah Sakit Polri Said Sukanto Brigjen Pol Musyafak, Rabu (14/11/2018).

Keempat korban tersebut ialah :

1. Robert Susanto. Laki-laki (56). Pemeriksaan DNA

2. Nikky Bagus Santoso. Laki-laki (35). Pemeriksaan DNA

Berbalas Sindiran Anies dan Ketua DPRD Soal Tanah Abang, Tapi Akrab Dihadapan Presiden Jokowi

Video Viral Guru Dikeroyok Murid: Tanggapan Mendikbud, Hingga Pengakuan Guyonan Kelewat Batas

3. Shella. Perempuan (25). Pemeriksaan DNA

4. Zuiva Puspita Ningrum. Perempuan (39). Pemeriksaan DNA.

Total hingga hari ke-17 pascajatuhnya pesawat jenis Boeing 737 Max 8 itu, tim DVI Polri telah berhasil mengidentifikasi 89 orang penumpang.

"Jadi total keseluruhan ada 89 orang. Terdiri dari 66 orang laki-laki dan perempuan sebanyak 23 penumpang," ujarnya di Gedung Sentra Visum dan Medikolegal, RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Keempatnya korban tersebut langsung akan diserahkan oleh RS Polri Said Sukanto kepada pihak keluarga hari ini juga.

"Bersamaan dengan penyerahan jenazah, kami juga akan berikan surat keterangan kematian. Surat ini dapat didunakan untuk mengurus surat lainnya," kata Musyafak.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved