Pemprov DKI Bakal Ubah Desain Hatle Transjakarta Agar Terkoneksi ke Stasiun MRT Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin merubah desain halte Transjakarta agar terkoneksi dengan MRT.

Pemprov DKI Bakal Ubah Desain Hatle Transjakarta Agar Terkoneksi ke Stasiun MRT Jakarta
Tribun Jakarta.com/Rafdi Ghufran Bustomi
Halte TransJakarta dihiasi ornamen Asian Games 2018 di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (31/1/2018) Tribun Jakarta.com/Rafdi Ghufran Bustomi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Agung Wicaksono mengungkapkan keinginan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan merubah desain halte saat ini.

Agung mengatakan Anies ingin penumpang angkutan umum lebih mudah berpindah moda dari Transjakarta ke kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta.

"Beliau ingin perubahan perubahan tentang bagaimana desain halte, bagaimana letaknya, bagaimana supaya penumpang lebih mudah naik transjakarta dan nantinya juga nyambung ke MRT juga agar lebih mudah," kata Agung di Balaikota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018).

Ia pun memberi contoh interkoneksi keduanya sama tidak jauh berbeda seperti Stasiun MRT dan Halte Transjakarta yang ada di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.

"Nah itu beberapa model yang tadi dibahas detailnya bagaimana kita bisa terapkan untuk titik lain. Terutama tadi soal titik Tosari dan Dukuh Atas," ungkapnya.

Bahkan, kata Agung, ada kemungkinan beberapa halte Transjakarta berpindah atau bergeser dari tempat semula agar interkoneksi keduanya bisa tercapai.

"Akan ada beberapa. Mungkin ada beberapa pergeseran titik halte, atau mungkin bukan bergeser ya, malah perpanjangan halte," kata Agung.

Pelican Crossing di Halte Transjakarta GBK Sudah dapat Digunakan

Sempat Diprotes Warga, Pembangunan Halte Transjakarta di Sekitar JPM Tanah Abang Kembali Dilanjutkan

Meskipun demikian pihaknya masih akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, diantaranya Pemprov DKI Jakarta, Dinas Bina Marga, dan PT MRT Jakarta.

"Tapi nanti detailnya akan kita sampaikan belakangan. Tapi yang pasti jam MRT beroperasi nanti harus sudah lebih nyaman, lebih lebar haltenya, lebih mudah untuk orang berjalan dari halte TJ ke Stasiun MRT," ucap Agung.

Penulis: Suci Febriastuti
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved