Lion Air JT610 Jatuh

Lion Air Akan Lanjutkan Proses Pencarian Korban Kecelakaan Pesawat PK-LQP

Lion Air berencana menjajaki kemungkinan melakukan proses pencarian kembali terhadap para penumpang pesawat yang jatuh di perairan Karawang

Lion Air Akan Lanjutkan Proses Pencarian Korban Kecelakaan Pesawat PK-LQP
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Prosesi doa bersama keluarga korban Lion Air PK-LQP di perairan Tanjung Karawang dari geladak KRI Banjarmasin, Selasa (6/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Pihak Lion Air berencana menjajaki kemungkinan melakukan proses pencarian kembali terhadap para penumpang pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat pada tanggal 29 Oktober lalu.

"Untuk proses pencarian, kami sudah koordinasi dengan Basarnas terkait dengan kemungkinan adanya pencarian ulang," kata Direktur Operasional Lion Air Group Daniel Putut Adi Kuncoro, kepada awak media, Jumat (23/11/2018).

Menurut Daniel Putut Adi Kuncoro, ini merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen pihak Lion Air kepada keluarga korban kecelakaan maut tersebut.

"Siang ini kami akan berkoordinasi dengan Basarnas untuk bisa mendapat arahan, apalagi pilot sudah teridentifikasi," ujarnya.

"Yang belum (teridentifikasi), kami minta Basarnas melakukan pencarian lagi," tambahnya.

Sementara itu, Rini Soegiyono, perwakilan pihak keluarga korban, mengatakan, pihaknya akan menanti realisasi dari komitmen yang telah disampaikan oleh pihak Lion Air ini.

"Mereka (Lion Air) bilang akan berkomitmen untuk melanjutkan pencarian, bahkan katanya akan menggunakan kapal pencari dari Singapura juga yang ikut membantu dalam tiga sampai lima hari kedepan," kata Rini.

Ia menerangkan, pencarian perlu dilakukan karena masih ada 64 penumpang yang belum teridentifikasi.

Keluarga Korban Lion Air PK-LQP Ajukan Gugatan Hukum ke Boeing

Hari Terakhir Operasi DVI, Ini Daftar 109 Penumpang Lion Air PK-LQP yang Teridentifikasi

Lion Air Ajak Basarnas Cari Ulang 64 Jenazah yang Belum Ditemukan

Tim DVI sendiri tidak dapat melanjutkan proses identifikasi lantaran seluruh body part yang didapat dari proses evakuasi sebelumnya telah berhasil teridentifikasi seluruhnya.

"Secara profesional tim DVI telah menjalankan tugasnya, tapi kalau bahannya tidak ada lagi, mereka tidak bisa melanjutkan proses identifikasi," ucap dia.

Sebelumnya, operasi DVI kecelekaan pesawat Lion Air PK-LQP sendiri telah resmi ditutup hari ini.

Sejak beroperasi mulai tanggal 29 Oktober hingga 23 November 2018 ini, tim DVI telah berhasil mengidentifikasi 125 orang korban.

Jumlah tersebut terdiri dari 89 orang laki-laki dan 36 lainnya perempuan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved